FB Tweet Group
TOLONG!!! Jangan KLIK INI !!!

artis, selebritis, properti, rumah, apartemen, penthouse, landed house, villa, mobil, tanah, pendidikan, motor, anjing

Halaman

About

My Ping in TotalPing.com
Diberdayakan oleh Blogger.

artikel terbaru

Search

Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan
14.35

DI RAWAJATI KALIBATA BANJIR MENCAPAI 3 METER

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Luapan Kali Ciliwung telah melampaui ketinggian jembatan Kalibata. Akibatnya, ratusan rumah di empat RW di Kelurahan Rawajati Timur, Pancoran, Jakarta Selatan, terendam air. Ketinggian air mencapai tiga meter.

Roni, warga RT 13 RW 03 Rawajati Timur, yang ditemui Kompas.com di lokasi banjir, Selasa (15/1/2013), mengungkapkan, ketinggian air telah mencapai lantai dua rumahnya. "Artinya sudah lebih dari tiga meter ketinggian air di rumah saya," tambah Roni.

Tohani, warga RT 02 RW 07, menuturkan, air naik sejak jam 12 siang. Ketinggian air sudah melewati jembatan Rawajati selepas Maghrib. Saat ini ketinggian air di atas jembatan mencapai sebetis orang dewasa. Hingga pukul 20.00 WIB air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Menurut Tohani,  ketinggian air saat ini juga telah melampaui lantai 2 rumahnya. Ia memperkirakan ada sekitar empat RW yang saat ini kebanjiran. Karena itu, diperkirakan ratusan rumah tergenang luapan air Kali Ciliwung.

Warga saat ini memenuhi jalan dan kolong flyover Jalan Kalibata Raya. Akibat banjir, dua ruas jalan yang melintasi kolong flyover ditutup sementara karena tidak dapat dilalui. Imbasnya, kemacetan terjadi di jalan yang melintasi flyover dari arah TMP Kalibata.


Editor :
Heru Margianto
info banjir
14.32

CILIWUNG KEMBALI SIAGA II BANJIR

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

BOGOR, KOMPAS.com — Ketinggian air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Rabu (16/1/2013), melonjak akibat hujan deras di kawasan hulu di Puncak, Kabupaten Bogor. Ketinggian air mencapai 170 sentimeter atau Siaga II banjir.

Ketinggian air Ciliwung di Katulampa mulai naik pukul 12.10 menjadi 170 sentimeter. Pada pukul 12.00, ketinggian Ciliwung masih 120 sentimeter, sedangkan pukul 11.00 masih 80 sentimeter.

Andi Sudirman, penjaga Bendung Katulampa, mengingatkan agar warga di bantaran kembali bersiaga. "Sampai di Jakarta 12-14 jam lagi. Posisi di Puncak masih hujan deras," kata Andi.


Editor :
Rusdi Amral
info banjir
14.29

PENGUNGSI DI PETAMBURAN KEKURANGAN OBAT DAN PAKAIAN

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 3.290 pengungsi dari RW 01 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang menjadi korban banjir mengalami kekurangan obat-obatan dan pakaian layak pakai.

"Alhamdulillah saat ini sumbangan terus mengalir, tapi kami masih minim obat-obatan dan pakaian. Di posko induk pun juga tidak ada," ujar Abdullah HN, Ketua RW 01 Petamburan ketika ditemui di posko pengungsian RW 01 yang terletak di jalan KS Tubun, Petamburan, Sabtu (19/1/2013) dinihari.

Pria berusia 67 tahun tersebut menjelaskan, pengungsi yang sakit lantas dibawa ke posko induk untuk mendapatkan penanganan dan obat. "Tetapi tidak ada obat yang didistribusikan langsung ke posko-posko, karena di sana juga tidak ada stok. Stok obat itu punya PMI, bukan dari sumbangan. Kalau ada, pasti sudah didistribusikan ke sini," kata Abdullah.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, pengungsi mendapatkan dua kali dalam sehari yaitu pada pukul 11:00 dan 17:00 WIB. Makanan diantar memakai ban-ban kecil untuk korban yang masih berada di dalam rumah. "Diantarnya pakai ban, karena perahu tidak dapat menjangkau gang-gang kecil," ujar Abdullah lagi.

Saat ini, sekitar 150 orang masih menetap di pengungsian, yang terletak di Masjid Al Ichsan dan Yayasan Al Irsad. Tetapi kebanyakan korban lebih memilih untuk tetap mendiami lantai dua rumah mereka masing-masing, atau mengungsi ke rumah keluarganya. Banjir setinggi satu meter masih menggenangi delapan dari 11 RT, pada RW 01, Petamburan, Jakarta Pusat. 827 kepala keluarga mengungsi akibat banjir setinggi 1,5 meter melanda kawasan tersebut sejak Rabu (16/1/2013) lalu.


Editor :
Glori K. Wadrianto
info banjir
14.25

KATULAMPA NORMAL, MANGGARAI MASIH SIAGA II

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketinggian air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, masih tercatat di atas batas normal. Ketinggian air pada pukul 01.00 WIB, Sabtu (19/1/2013) dini hari tercatat di angka 930 sentimeter, atau berstatus siaga II.

"Di Katulampa ketinggian air sudah 80 sentimeter atau normal. Di sini ketinggian airnya tak berubah sejak jam sebelas malam kemarin," kata penanggung jawab Pintu Air Manggarai, Marjono.

Marjono mengatakan, ketinggian air pada pukul 24.00 WIB juga mencapai angka 930 sentimeter. Menurutnya, diprediksi tidak ada peningkatan debit air hingga pagi. Pasalnya, keadaan di Bogor belum turun hujan. "Bogor mendung, sementara di Depok dan Jakarta cerah. Semoga saja airnya akan turun," katanya.

Marjono menambahkan, kondisi dari dua dari empat pintu air Manggarai masih dibuka. Menurutnya, saat pintu air berstatus siaga II kewenangan buka-tutup pintu berada di kendali Kepala Dinas PU Pemrov DKI Jakarta. Sampai kini belum ada intruksi dari Kepala Dinas PU guna membuka pintu lainnya atau menutup pintu yang sudah dibuka.


Editor :
Glori K. Wadrianto
info banjir
14.22

KATULAMPA NORMAL, JAKARTA BEBAS BANJIR HARI INI

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Kota Jakarta, terutama wilayah yang bermukim di perlintasan Kali Ciliwung bisa sedikit bernafas lega. Ketinggian air di bendungan Katulampa sejak sore kemarin relatif mengarah ke normal. Dengan demikian, hingga siang nanti, diperkirakan tidak akan terjadi banjir kiriman ke arah Jakarta.

"Ketinggian air di Katulampa saat ini, pukul 04.15 WIB, 80 sentimeter. Sejak pukul 14.00 kemarin kecenderungan di Katulampa dan di sini terus menurun," kata M. Ibnu, penjaga Pintu Air Manggarai saat ditemui Kompas.com, Sabtu (19/1/2012) pagi.

Ibnu menjelaskan, terhitung sejak siang kemarin, posisi tertinggi di Pintu Air Katulampa berada pada titik 120 centimeter. Pada pukul 01.00 dini hari tadi Katulampa sudah turun hingga 80 centimeter. Posisi tersebut bertahan hingga laporan terakhir yang diterima pada pukul 04.15 WIB.

Hal serupa terlihat pada pintu air Depok dan Manggarai. Terhitung sejak pukul 24.00 WIB, ketinggian air di Manggarai mengalami penurunan 5 centimeter, dari 130 menjadi 125 centimeter.

"Kalaupun ada perubahan drastis, paling cepat tiba di sini dalam 10 jam. Jadi hampir pasti tidak ada kiriman sampai sekitar Jam 14.00 WIB nanti," kata Ibnu.

Kondisi ini bisa berdampak pada surutnya genangan akibat banjir dari Kali Ciliwung. Dikatakan Ibnu, selama ini hujan lokal hanya berpengaruh kecil pada kenaikan debit air. Banjir dan ketinggian air lebih dipengaruhi oleh curah hujan dan aliran air yang datang dari kawasan hulu. "Kalau kondisi di Katulampa tetap stabil, Jakarta bisa bebas banjir kiriman sampai sore atau malam," tergas Ibnu.


Editor :
Glori K. Wadrianto
info banjir
08.15

WARGA SUMBAT TANGGUL JEBOL DENGAN SOFA DAN PAGAR

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Palmerah, Jakarta Barat, menggunakan barang seadanya untuk bisa menghambat masuknya air dari Kanal Banjir Barat ke permukiman akibat jebolnya tanggul di bawah flyover Jati Baru.

Hal ini dilakukan karena belum ada bantuan dari pemerintah untuk mengurangi debit air akibat jebolnya tanggul Kanal Banjir Barat di bawah flyover Jati Baru, Palmerah, Jakarta Barat, itu.
Setelah shalat Jumat, puluhan warga terlihat menggotong bangku yang terbuat dari bambu. Mereka menaikkan bangku ke atas tanggul, dan menceburkannya pada sisi kali supaya bisa menyumbat debit air. Setelah memasukkan bangku tersebut, warga menekan-nekan permukaan bangku menggunakan bambu sepanjang lima meter.

Selain bangku yang terbuat dari kayu, warga juga berusaha menghambat tanggul yang jebol menggunakan sofa berwarna kuning berukuran besar. Sekitar lima orang menggotong sofa tersebut untuk ditenggelamkan di dalam Kanal Banjir Barat agar bisa menghalau semburan luapan tanggul yang jebol.
Tak hanya bangku, pagar pembatas jalan, batu pinggir jalan, pasir, kerikil, bambu, dan seng juga dipaku untuk bisa menghambat air deras di kanal tersebut. Akan tetapi, luapan air belum bisa dihentikan karena permukaan air kanal berada di atas jalan.

"Penyumbatan ini enggak akan memberikan pengaruh besar. Air kali masih besar, jadi pasti masih tetap masuk ke badan jalan. Kita lakukan ini (penyumbatan) supaya bisa memperlambat debit air yang masuk saja," kata Muhamad Saini, Ketua RW 01 Kota Bambu Utara di Palmerah, Jumat (18/1/2013).
Untuk menyumbat jebolan tanggul tersebut, warga membutuhkan pasir dan kayu yang cukup banyak. Saat ini warga hanya menggunakan alat seadanya untuk bisa mencegah semburan kali kanal.

"Kalau tunggu dari kelurahan, bisa makin tinggi banjirnya. Makanya warga inisiatif sendiri tanpa ada interupsi lurah ataupun camat," kata Saini. Puluhan warga dari 12 RW terlihat bergotong royong mencegah air kembali masuk. Ada warga yang mencopot batu-batu pembatas taman pinggir jalan, ada pula yang mengumpulkan tanah-tanah di dalam karung untuk ditaruh di depan jebolan tanggul di bawah flyover Jati Baru.

Dengan jebolnya tanggul ini, warga hanya berharap mendapat bantuan bambu dan karung pasir yang banyak. Pasalnya, jika menggunakan alat-alat seadanya, semburan air tidak bisa berkurang.
"Kalau tenaga sih warga siap betulkan bareng-bareng, gotong royong. Tapi bahan dan alatnya yang tidak tersedia," ungkap Saini.

Agus Tria, Camat Palmerah, mengatakan bahwa awalnya kali tersebut hanya mengeluarkan rembesan. Akan tetapi, tiba-tiba tanggul jebol dan pihak kecamatan segera mencoba membetulkan tanggul tersebut.
"Dari semalam Pol PP kecamatan dibantu Kepolisian Palmerah dan warga sudah mencoba membetulkan tanggul tersebut dengan menutup pakai batu-batu pinggir jalan. Tetapi jebolnya makin besar dan tidak bisa berhenti sebelum intensitas volume air di kali menurun," kata Agus Tria.


Editor :
Tri Wahono
info banjir
07.50

JOKOWI BORONG BERAS DARI SOLO UNTUK BANTUAN PENGUNGSI

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, memborong 50 ton beras dari kampung halamannya, Solo, untuk membantu korban banjir di Jakarta.
"Ini yang datang 20 ton dulu, dan masih ada 30 ton lagi yang masih dalam perjalanan," ujar Billy Haryanto, pengusaha beras asal Solo yang dipesan oleh Jokowi, di kediaman Jokowi, Kamis (17/1/2013) kemarin.
Ratusan karung beras itu diantar ke rumah dinas Jokowi di Jalan Taman Suropati Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat.

Billy mengatakan, beras yang dibeli oleh Jokowi darinya berkualitas baik, yakni jenis IR64 dari Sragen, dengan harga Rp 8.000 per kilogram. Menurutnya, beras yang dibeli selalu dibayar tunai sesuai pemesanan.
"Kemarin-kemarin Pak Jokowi sudah pesan juga, untuk bencana banjir juga, kemarin pesan 30 ton," terangnya.

Sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta dilanda banjir sejak Kamis setelah diguyur hujan deras. Tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, jebol sehingga airnya meluap hingga menggenangi Bundaran HI, bahkan Istana Negara. (Abdul Qodir)


Sumber : Tribunnews.com
Editor : Tri Wahono
info banjir, jokowi
07.11

PENGUNGSI BANJIR IBU KOTA TEMBUS 18.000 JIWA

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, banjir di Jakarta menyebabkan 18.018 jiwa mengungsi. Sekitar 18.000 warga tersebut mengungsi di 75 lokasi pengungsian yang tersebar di Jakarta.

"Pengungsi terbanyak di Jakarta Timur, jumlahnya hingga 7.196 jiwa. Mereka tersebar di 24 titik lokasi pengungsian," kata Maarif dalam jumpa pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (18/1/2013).

Sementara itu, jumlah pengungsi di Jakarta Utara berada di peringkat kedua, yakni 3.785 jiwa. Mereka tersebar di 23 lokasi pengungsian. Jumlah pengungsi di wilayah Jakarta Barat mencapai 3.642 jiwa yang tersebar di 5 lokasi pengungsian.

"Buat wilayah Jakarta Pusat, ada 1.268 pengungsi yang tersebar di 5 lokasi pengungsian. Di Jakarta Selatan, ada 2.127 pengungsi di 18 lokasi pengungsian. Jumlah itu masih bisa terus bertambah mengingat curah hujan di Jabodetabek yang masih tinggi," tandasnya.

Ia menambahkan, di Jakarta Timur, terdapat 9 kecamatan yang terendam banjir. Sementara di Jakarta Selatan, ada 8 Kecamatan yang tergenang. Di Jakarta Pusat, ada 4 kecamatan yang terdampak luapan banjir.

Wilayah Jakarta Barat ada 6 Kecamatan dan Jakarta Utara 5 Kecamatan yang terendam. "Total ada 32 kecamatan yang terendam banjir. Jumlah kelurahannya sendiri ada 76 di seluruh Jakarta," pungkasnya.
 
 
Editor :
Hindra
info banjir
15.35

BANJIR, TAK ADA KERUSAKAN DI ISTANA PRESIDEN

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, tidak ada kerusakan serius di Kompleks Istana Kepresidenan pascabanjir pada Kamis (17/1/2013) pagi. "Tidak ada kerusakan serius. Hanya terendam. Sekarang sudah menyurut dan memang ada sebagian istana, terutama di Wisma Negara terendam cukup tinggi," kata Julian di Jakarta, Kamis. Wisma Negara yang terletak di antara Istana Merdeka dan Istana Negara memang terdampak banjir paling parah.

Pada Kamis pagi, setelah terpaksa menjadwal ulang pertemuan bilateral dengan Presiden Argentina Cristina Elisabet Fernandez De Kirchner yang seharusnya berlangsung pada pukul 10.30 WIB, Presiden Yudhoyono dengan mengenakan kaos berwarna biru meninjau sejumlah titik di Kompleks Istana yang terendam banjir.
Presiden yang menggulung celana olahraganya yang berwarna abu-abu setinggi lutut itu tampak berkeliling Kompleks Istana dengan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang mengenakan jas lengkap.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa berada di Istana untuk menghadiri pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Argentina. Seusai melakukan pertemuan bilateral, Presiden Yudhoyono dengan didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Kaliba, Kelurahan Rawajati, Jakarta Timur.

Presiden Yudhoyono meninjau lokasi itu dengan mengenakan perahu karet. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Ani antara lain adalah Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Kedatangan Presiden dan Ibu Negara itu memancing antusiasme warga sekitar dan para pengungsi untuk melihat lebih dekat Kepala Negara. Kawasan Rawa Jati itu merupakan salah satu kawasan di Jakarta yang rentan banjir.

Hujan lebat yang terus mengguyur Jakarta sejak Kamis dinihari telah membuat sejumlah ruas jalan utama di Jakarta terendam air. Lalu lintas di ruas jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman Jakarta, Kamis siang bahkan macet total akibat banjir yang menggenang daerah bundaran Hotel Indonesia. Ketinggian air di Bundaran Hotel Indonesia yang mencapai pinggang orang dewasa menghadang semua kendaraan yang hendak melintasi daerah tersebut.
 

Sumber :
ANT
Editor :
Hindra
15.27

KORBAN BANJIR DIDIRIKAN TENDA DARURAT DI REL RAWA BUAYA

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga korban banjir yang tinggal di Kelurahan Rawa Buaya dan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, mendirikan tenda darurat untuk pengungsian di rel kereta api sekitar Stasiun Rawa Buaya, Kamis (17/1/2013). Mereka mulai membangun tenda sejak siang.

Salah seorang warga, Hari, menuturkan, pada Rabu (16/1/2013) malam, air yang menggenangi permukiman warga di Kelurahan Rawa Buaya mulai surut. Namun hujan lebat yang turun pada Kamis dini hari menambah tinggi debit air pada Kamis pagi. Penggunaan rel kereta api untuk tenda pengungsian, membuat kereta api dari Stasiun Kota menuju Tangerang yang melalui kawasan ini berhenti beroperasi.
 
Editor :
Agus Mulyadi
info banjir
15.20

BANJIR SETINGGI PINGGANG, BOCAH TERJUN BERMAIN AIR DI BUKIT DURI

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir sepinggang orang dewasa di depan SMA Negeri 8 Bukit Duri, Jakarta Selatan, menjadi tempat "wisata air" bagi bocah-bocah dan para remaja setempat. Tanpa menghiraukan akibat, seperti penyakit kulit dan arus yang mulai deras, bocah-bocah itu dengan santai berenang bersama teman-temannya.

Koko (20), warga sekitar, saat ditemui tengah asyik menemani sang adik, Deni, berenang dan bermain air. "Ini lagi jaga adik. Dari pagi berenang terus," kata Koko kepada Kompas.com, Kamis (17/1/2013).
Sementara itu, Sahrul (12) menuturkan sama sekali tidak takut dengan tinggi air yang mencapai pinggang orang dewasa itu. Sahrul mengatakan sudah berenang sejak pagi hari. "Enggak takut tenggelam. Bisa berenang, dari pagi (mainnya)," ujar Sahrul sambari berenang kembali.

Pantauan Kompas.com, di lokasi tersebut aliran air cukup deras. Namun, hal tersebut tidak menyiutkan keceriaan bocah-bocah kecil tersebut. Tampak sejumlah orang dewasa berdatangan dari arah kompleks yang terendam sekitar 1 meter itu.


Editor :
Hertanto Soebijoto
info banjir
15.15

BANJIR, 9 TAHANAN KPK DIUNGSIKAN KE RUTAN GUNTUR

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memindahkan sembilan tahanannya yang berada di Gedung KPK Kuningan, Jakarta, ke Rumah Tahanan KPK di Kompleks Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta, Kamis (17/1/2013). Pemindahan dilakukan lantaran rutan di basement Gedung KPK Kuningan terendam air dan listrik di gedung tersebut padam.

"Semuanya akan dipindahkan ke Rutan Guntur," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Kamis.
Sembilan tahanan yang dipindahkan ke Rutan Guntur di antaranya, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom (kasus suap cek perjalanan), Direktur Utama PT Hardaya Inti Plantation Hartati Murdaya (kasus suap Buol), mantan pejabat Departemen Kesehatan Ratna Dewi Umar (kasus alat kesehatan flu burung), Direktur Keuangan PT Anugerah Nusantara Neneng Sri Wahyuni (kasus PLTS), mantan Bupati Buol Amran Batalipu (kasus dugaan suap Buol), petinggi PT HIP Yani Anshori dan Gondo Sudjono (kasus suap Buol), serta anggota DPRD Riau, Syarief Hidayat, dan Mohammad Roem Zein (kasus suap PON Riau).

Menurut Bambang, para tahanan wanita dan pria itu terpaksa disatukan di Rutan Guntur untuk sementara waktu. Pasalnya, Rutan Pondok Bambu yang khusus menampung tahanan wanita, katanya, ikut terendam banjir. "Kita minta ke Pondok Bambu. Ternyata Pondok Bambu sendiri terendam. Terus yang laki-laki juga di Guntur ada keterbatasan jumlahnya dan dukungan penahanan. Kita sekarang lagi koordinasi, kalau bisa semua disatukan," ujar Bambang.

Dia juga mengatakan, kegiatan pemeriksaan di KPK tidak berjalan hari ini. Sebagian pegawai KPK, termasuk penyidik, tidak bisa bekerja. Kendati demikian, lanjut Bambang, pengamanan gedung KPK tetap diperketat. Dokumen-dokumen barang bukti disimpan dalam kontainer dan di ruangan aman di lantai atas gedung. Sementara dokumen administrasi dari basement gedung KPK, katanya, sudah ada salinannya dalam bentuk digital.

Bambang menambahkan, pihaknya sudah memanggil ahli-ahli untuk memperbaiki sejumlah fasilitas pendukung kerja KPK yang rusak terendam air dan pemadaman listrik. "Kita sudah panggil vendor-vendor, kalau besok selesai, lebih bagus. Senen harus sudah on," ucapnya


Editor :
Hindra
info banjir, kpk