BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?
SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 183 kepala sekolah eks-Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) se-Jawa Timur berkumpul bersama, Kamis (17/1/2013) di kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya. Mereka sepakat akan tetap mempertahankan kualitas eks-RSBI yang sudah ada.
"Sayang kalau kualitas yang sudah bagus dihilangkan juga," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun.
Meski demikian, hasil kesepakatan itu masih akan disampaikan ke pemerintah pusat guna mendapatkan petunjuk regulasi penanganan eks RSBI yang lebih rinci.
Harun mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan petunjuk dari pemerintah pusat, khususnya mengenai biaya operasional sekolah. Untuk mempertahankan kualitas yang bagus, baik guru maupun prasarana, tentu membutuhkan dana yang tidak kecil. Oleh karena itu, pemerintah pusat perlu memperhatikan hal ini.
"Saat ini, kegiatan belajar di sekolah eks-RSBI tetap berjalan seperti biasa, apalagi siswa masih akan mengikuti ujian nasional," kata Harun.
SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 183 kepala sekolah eks-Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) se-Jawa Timur berkumpul bersama, Kamis (17/1/2013) di kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya. Mereka sepakat akan tetap mempertahankan kualitas eks-RSBI yang sudah ada.
"Sayang kalau kualitas yang sudah bagus dihilangkan juga," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun.
Meski demikian, hasil kesepakatan itu masih akan disampaikan ke pemerintah pusat guna mendapatkan petunjuk regulasi penanganan eks RSBI yang lebih rinci.
Harun mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan petunjuk dari pemerintah pusat, khususnya mengenai biaya operasional sekolah. Untuk mempertahankan kualitas yang bagus, baik guru maupun prasarana, tentu membutuhkan dana yang tidak kecil. Oleh karena itu, pemerintah pusat perlu memperhatikan hal ini.
"Saat ini, kegiatan belajar di sekolah eks-RSBI tetap berjalan seperti biasa, apalagi siswa masih akan mengikuti ujian nasional," kata Harun.
Editor :
Agus Mulyadi
info
pendidikan,
rsbi
