FB Tweet Group
TOLONG!!! Jangan KLIK INI !!!

artis, selebritis, properti, rumah, apartemen, penthouse, landed house, villa, mobil, tanah, pendidikan, motor, anjing

Laman

About

Diberdayakan oleh Blogger.

artikel terbaru

Arsip Blog

Search

23.10

NILAI RATA-RATA UN SMP TURUN, CUMA 6,1

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat SMP/MTs turun. Tahun lalu, nilai rata-rata ujian nasional di jenjang ini mencapai 7,47, sementara tahun ini hanya 6,1.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengungkapkan analisis terhadap penurunan nilai rerata ini. Menurutnya, ini dipengaruhi bobot soal tahun antara tahun lalu dan tahun ini.

"Memang turun 1,37 nilai rerata UN murni untuk jenjang SMP/MTs kali ini," kata Nuh saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Pada tahun ini, lanjutnya, bobot soal yang sulit naik menjadi 20 persen sedangkan pada tahun lalu bobot soal yang sulit jumlahnya hanya mencapai 10 persen saja dari keseluruhan soal.

"Jadi kalau nilai itu 1,37 itu, analisa kami bobot soal yang sulit karena kami naikan. Dari 10 persen jadi 20 persen," ungkapnya.

Namun menurutnya, kenaikan bobot soal ini dinilai wajar. Pasalnya, selama ini nilai batas kelulusan sudah sampai pada batas yang sesuai yaitu 5,5 sehingga yang memungkinkan untuk perbaikan adalah dengan menaikkan bobot soal tersebut.

"Dinaikkan itu kan maksudnya agar tambah baik lagi. Jadi tidak apa, dengan demikian ke depannya harus lebih siap lagi," tandasnya.
 
Editor : Caroline Damanik
info uan, un
23.02

APA LAGI YANG PERLU SELAIN INFORMASI BEASISWA?

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

SOLO, KOMPAS.com - Saat ini, peluang beasiswa ke luar negeri sangat banyak. Berbagai beasiswa ke luar negeri ditawarkan dalam berbagai bentuk. Dengan bantuan internet, berbagai informasi tentang peluang beasiswa ke luar negeri mudah diperoleh. Hanya saja, keterampilan untuk memperoleh beasiswa tetap harus dikuasai agar bisa mengegolkan keinginan meraih beasiswa ke luar negeri.

"Informasi saja tidak cukup. Peminat beasiswa harus menguasai keterampilan dan memperhatikan detil syarat mengajukan beasiswa," kata Haryani Saptaningtyas dari Solo Research Network (Sorene), lembaga riset di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2013).

Haryani meraih beasiswa dari Ford Foundation untuk program master di bidang Antropologi Universitas Maastricht, Belanda. Menurut Haryani, ada beberapa kualitas yang harus dimiliki pelamar beasiswa, antara lain mentalitas yang kuat dan keterampilan 'menjual diri' melalui surat motivasi, curriculum vitae, rencana penelitian, dan menghadapi wawancara seleksi.

Kualitas lain yang akan menjadi nilai lebih yang diperhitungkan adalah aktivitas di organisasi masyarakat, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi dengan orang dari berbagai latar belakang budaya, negara, suku, dan bahasa.

Untuk itu, menurutnya, Sorene ingin berbagi mengenai tips dan trik meraih beasiswa ke luar negeri dalam acara workshop How to Win International Scholarships tanggal 1 Juni 2013 di de Solo Boutique Hotel, Kota Solo, Jawa Tengah. Para pembicara yang akan hadir adalah orang yang berpengalaman mendapatkan berbagai beasiswa ke luar negeri, seperti Dicky Sofjan, S.Ip, MA, MPP, PhD (aktif di lembaga INA Frontier dan ICRS, Yogyakarta serta alumni Chevening, Fulbright, dan Asian Public Intellectual), Haryani Saptaningtyas, MSc (alumni beasiswa Ford Foundation), Ismail Yahya, MA (alumni program Australian-Indonesia Partnerships dan dosen IAIN Surakarta), Alida Szabo, Joseph Bertha, dan Jessica yang merupakan fasilitator fellowship di beberapa universitas di Yogyakarta.

"Kami ingin mendorong agar lebih banyak pelajar, mahasiswa, dosen, peneliti, aktivis dan profesional di Indonesia yang memenangkan berbagai macam beasiswa dan sekolah gratis di luar negeri. Kami ingin berbagi pengalaman membuat surat motivasi dan CV yang menarik, proposal riset, surat rekomendasi hingga simulasi wawancara dan detil-detil lain yang harus diperhatikan," kata Haryani. (eki)

Editor : Caroline Damanik
info beasiswa
22.58

TOLAK IKLAN ROKOK DI SEKOLAH DAN KAMPUS

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com — Pendidikan di Indonesia harus bebas dari iklan dan sponsor rokok agar siswa, guru, dan tenaga pendidikan tidak terpengaruh untuk merokok. Hal ini juga dimaksudkan agar tujuan pendidikan yang antara lain menghasilkan siswa yang sehat dapat tercapai dengan baik.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo, Jumat (31/5/2013) di Jakarta, mengatakan, PGRI telah mengirimkan surat resminya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan tembusan Presiden RI.

PGRI menyatakan sikap untuk menolak keras iklan dan sponsor rokok pada kegiatan pendidikan di sekolah, kampus, dan juga pada kegiatan yang melibatkan siswa, mahasiswa, guru, dosen, dan tenaga kependidikan lainnya.

"Selain itu, PGRI meminta pimpinan lembaga pendidikan agar menjadikan sekolah dan kampus sebagai kawasan bebas asap rokok," kata Sulistiyo. (ELN)

Editor : Caroline Damanik
info
22.54

PELAJAR INDONESIA RAIH PENGHARGAAN PUTRI DIANA

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

KOMPAS.com — Seorang siswi sekolah menengah atas di Tangerang menjadi pelajar pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan internasional Diana atas usaha membantu komunitas di pinggiran Sungai Cisadane. Christy Zakarias menerima sertifikat The International Diana Award dari Duta Besar Inggris Mark Canning, Kamis (30/5/2013).

Christy mendapatkan penghargaan Diana ini atas upayanya di Kampung Lengkong, komunitas masyarakat di pinggiran Cisadane, Tangerang. Pelajar berusia 14 tahun ini memberikan pelajaran Bahasa Inggris secara gratis kepada anak anak-anak sekolah dasar dari keluarga tidak mampu. Ia mendirikan organisasi yang disebut Riveria.

Penghargaan Diana dibentuk tahun 2011 untuk mengenang Putri Diana yang banyak mendukung berbagai yayasan di seluruh dunia.

Bantu masyarakat

Penghargaan ini diberikan untuk anak-anak muda yang mendedikasikan waktu mereka untuk membantu masyarakat di sekitarnya. Duta Besar Inggris Mark Canning mengatakan, penghargaan yang diterima Christy ini sebagai "pencapaian atas usaha luar biasa yang telah ia lakukan untuk komunitas sekitar".

"Saya ucapkan selamat kepada Christy dan generasi muda Indonesia lainnya yang telah membantu masyarakat kurang mampu dan menyumbangkan kembali keahlian mereka melalui usaha-usaha yang penting bagi komunitas mereka," kata Canning.

"Saya yakin Putri Diana, yang kenangannya telah menginspirasi penghargaan ini, akan sangat terkesan dengan apa yang telah dicapai Christy," tambahnya.

Sertifikat penghargaan yang diterima Christy ditandatangani oleh Perdana Menteri Inggris David Cameron.


Sumber : BBC Indonesia
Editor : Caroline Damanik
info prestasi
22.36

CALON MAHASISWA LULUS SNMPTN HARUS VERIFIKASI DATA

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

PALEMBANG, KOMPAS.com - Calon mahasiswa Universitas Sriwijaya yang dinyatakan lulus dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri diharuskan melakukan verifikasi data terhadap panitia penerimaan di Palembang, 3-4 Juni 2013.

"Para lulusan diharuskan datang ke Graha Unsri Jalan Srijaya Negara Bukit Besar pukul 07.30 - 16.00 WIB untuk membuktikan data yang dilaporkan siswa ketika melakukan pendaftaran," kata Ketua Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Unsri, Zulkifli Dahlan, di Palembang, Minggu (2/6/2013).

Ia mengemukakan, proses verifikasi itu merupakan prosedur dalam penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN sebelum melakukan pendaftaran ulang pada 18-19 Juni 2013.

Siswa diharuskan membawa sejumlah dokumen dalam proses verifikasi itu yakni raport asli SMA/MA/MTS dari semester I hingga semester V, beserta fotokopinya dalam rangkap dua berkas.

"Selain itu, siswa juga diharuskan membawa surat keterangan lulus dari kepala sekolah beserta fotokopi yang telah dilegalisir dalam dua rangkap, kartu tanda peserta SNMPTN asli, kartu identitas diri (KTP atau SIM), serta pasfoto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar," ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh berkas itu dimasukkan dalam satu map kertas berwarna kuning ditulis pada bagian muka yakni nama, nomor peserta, program studi, dan asal sekolah.

"Saat verifikasi nanti, akan dibuktikan apakah data yang diberikan itu benar atau tidak. Jika terjadi manipulasi, maka panitia penerimaan tidak segan-segan melakukan pencoretan," katanya.
Pengumuman nama-nama siswa yang dinyatakan lulus dalam jalur undangan/SNMPTN telah dilakukan Kemendikbud pada 28 Mei 2013. Sebanyak 3.200 kursi disediakan Unsri melalui jalur SNMPTN itu atau 50 persen dari total mahasiswa baru tahun penerimaan 2013.

Khusus calon mahasiswa yang lulus melalui jalur SNMPTN hanya perlu melakukan pendaftaran ulang jika dinyatakan lulus. Keadaan itu berbeda dengan peserta jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang harus mengikuti ujian tulis pada 18-19 Juni 2013, dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran secara online dalam masa waktu 13 Mei-7 Juni 2013 mengakses http://ujian.sbmptn.or.id.
 

Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info snmptn
22.09

53 KEPSEK STUDI BANDING KE YOGYAKARTA

 les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

GORONTALO, KOMPAS.com — Sebanyak 53 kepala sekolah (kepsek) sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Gorontalo Utara akan melakukan studi banding ke Yogyakarta terkait dengan peningkatan kualitas sektor pendidikan.

"Ini adalah penghargaan pemerintah daerah (pemda) atas prestasi tingkat kelulusan 100 persen pada ujian nasional (UN) tingkat SMP tahun ini," ungkap Bupati Indra Yasin, Minggu (2/6/2013).
Yogyakarta dipilih karena daerah itu terkenal sebagai kota pendidikan sehingga berbagai capaian keberhasilan kegiatan belajar mengajar bisa dipelajari di kota tersebut.

Bupati menegaskan jika studi banding tersebut bukan sebagai hadiah jalan-jalan saja. Namun, para kepsek pun diberi kesempatan untuk melihat langsung sistem pendidikan yang diterapkan.

Para kepsek diharapkan memperoleh pengalaman, tambahan pengetahuan, dan inovasi yang bisa diterapkan di sekolahnya masing-masing sehingga secara bertahap pendidikan di kabupaten ini akan semakin maju dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) setempat, Ariyati Polapa, mengatakan, persentase kelulusan UN SMP di daerah itu mencapai 100 persen, yang diikuti oleh 1.625 siswa peserta.

Studi banding diharapkan menjadi media bagi para kepsek untuk memperoleh banyak referensi tentang penerapan sistem kegiatan belajar mengajar aktif dan efektif. Pemda juga akan memberangkatkan 14 orang kepsek di tingkat SMA/sederajat untuk studi banding di Denpasar, Bali.
Seluruh kepsek akan diberangkatkan secara bersamaan pada bulan Juni ini.
 
Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
22.06

DISDIK SURABAYA TERAPKAN TPA UNTUK SEKOLAH KAWASAN

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

SURABAYA, KOMPAS.com  Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerapkan Tes Potensi Akademik (TPA) pada seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru 2013 di sekolah kawasan (unggul) sebagai upaya meningkatkan dan meratakan mutu pendidikan di Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M Ikhsan, Minggu (2/6/2013), mengatakan, sebagai langkah awal, sekolah eks Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), yakni 11 SMP dan 12 SMA, akan menjadi sekolah prioritas menerapkan sekolah kawasan.

"Tidak ada tujuan lain, visi kami hanya ingin memajukan dan memeratakan mutu pendidikan di Surabaya," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Ikhsan, Minggu (2/6/2013).

Menurut dia, sekolah kawasan menjadi sekolah paling banyak dilirik siswa karena kualitasnya yang menjanjikan. Sekolah kawasan dianggap mampu memenuhi kualitas kebutuhan pendidikan sehingga menjadi jujugan para siswa dan orangtua untuk memilihnya.

Karena jumlah peminat dan daya tampung yang berbeda, untuk bisa masuk sekolah kawasan, akan dilakukan seleksi. Dinas Pendidikan Surabaya akan menggunakan dua alat seleksi yang satu sama lain bersifat saling melengkapi, yaitu nilai ujian nasional (UN) dan nilai Tes Potensi Akademik (TPA) yang digunakan dalam seleksi masuk sekolah kawasan.

Penggunaan penilaian berbasis pada kemampuan yang dilakukan dengan TPA dikombinasikan penilaian berbasis pada prestasi belajar hasil UN, lanjut dia, akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya.

Sekolah kawasan ini, lanjut dia, nantinya akan diterapkan secara keseluruhan di Surabaya. Oleh karena itu, TPA digunakan untuk melengkapi hasil nilai UN dalam proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2013 pada jalur kawasan.

"Dengan TPA, potensi siswa bisa diketahui sejak dini. Artinya, dalam perkembangan berikutnya, sekolah dapat mengembangkan potensi siswa, baik akademik maupun nonakademik, sesuai dengan potensi yang dimiliki berdasarkan profil dari hasil TPA," katanya.

Tes TPA yang akan dipergunakan untuk seleksi masuk SMP dan SMA kawasan akan mengukur tiga kemampuan berpikir siswa, yakni verbal, numerikal, dan figural.

Verbal akan mengukur kemampuan pemahaman dan bernalar dengan menggunakan bahasa, sedangkan numerikal mengukur kemampuan pemahaman dan bernalar dengan menggunakan angka, serta figural mengukur pemahaman dan bernalar dengan menggunakan gambar.
 
Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
21.57

510 SISWA BAKAL MEMPEROLEH DANA BSM

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAMBI, KOMPAS.com  Sebanyak 510 orang siswa dari berbagai SMA sederajat di Kabupaten Sarolangun, Jambi, diajukan ke pemerintah pusat untuk memperoleh dana Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, Lukman, ketika dihubungi, Minggu, pemberian dana BSM ini merupakan salah satu langkah yang diambil pemerintah guna meringankan beban biaya pendidikan bagi para pelajar.

Dinas Pendidikan Sarolangun hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari Kemendikbud terkait petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait pemberian dana BSM ini. "Ada juga dana BSM untuk SMK. Data nama-nama para siswa telah kita ajukan, mudah-mudahan hasilnya positif," ujar Lukman, Minggu (2/6/2013).

Meski begitu, Lukman belum dapat memastikan jumlah atau besaran dana yang bakal diterima para siswa, mengingat pihaknya belum menerima informasi detail dari pemerintah pusat. "Berapa pun bantuan dari pemerintah nanti dipastikan akan disalurkan sesuai dengan ketentuan dan tidak ada pemotongan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Sarolangun telah mengajukan 510 orang siswa yang diambil dari 14 sekolah SMA/MA sederajat se-Kabupaten Sarolangun. Lukman juga menyatakan pengajuan ratusan calon nama penerima BSM telah melalui proses verifikasi dan sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan selama ini.


Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
 
info beasiswa
21.49

ANIMO PENDAFTAR SBMPTN TINGGI

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

SEMARANG, KOMPAS.com - Animo calon mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2013 cukup tinggi. Hingga Selasa (4/6/2013) jumlah calon mahasiswa yang mendaftar SBMPTN 2013 melalui Panitia Lokal 42 SBMPTN Semarang mencapai 19.613 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.474 orang memilih Sains dan Teknologi (Saintek), 8.477 memilih Sosial Humaniora (Soshum), dan 3.662 orang memilih campuran. Pendaftaran SBMPTN masih dibuka hingga Jumat (7/6/2013) mendatang. Panitia memperkirakan jumlah pendaftar lewat jalur seleksi ini bisa mencapai 25.000 orang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Humas Universitas Diponegoro, Agus Naryoso, mengingatkan kepada para pendaftar yang baru mendaftar pada hari-hari terakhir, ketika mendaftar secara online, sebaiknya melakukan log in pada malam hari, agar tidak mengalami kesulitan. "Pendaftar sebaiknya tidak masuk pada jam-jam sibuk yaitu jam 09.00 sampai jam14.00 WIB atau pada jam 18.00 WIB sampai jam 20.00 WIB. Sebaiknya para pendaftar melakukan log in di jam 24.00 WIB sampai menjelang subuh," jelasnya.
Menurut Agus, biasanya pada akhir pendaftaran jumlah pendaftar mengalami lonjakan sehingga akan mempengaruhi kecepatan untuk log in di website. Oleh karena itu, jika mengalami kesulitan para siswa yang mendaftar SBMPTN disarankan bisa langsung datang di gedung LP2MP Undip di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Saat pelaksanaan ujian SBMPTN pada tanggal 18-19 Juni 2013, para peserta ujian diminta cermat mengisi nomor kode soal dan nomor peserta ujian. Pengisian nomor yang salah, ujar Agus, akan merugikan peserta sendiri. "Karena alat pendeteksi lembar jawaban ujian tidak akan bisa membacanya dan itu akan merugikan dirinya sendiri," kata dia.

Peserta ujian juga diminta memperhatikan lokasi ujian jangan sampai keliru. Peserta sebaiknya mengecek lokasi ujian sehari sebelum tes. Untuk memudahkan menemukan lokasi tes panitia akan membantu lewat GPS yang bisa diakses di www.undip.ac.id.

Sedangkan tempat ujian yang akan digunakan dalam ujian SBMPTN nanti akan menggunakan tiga tempat yaitu untuk pilihan Sain dan Teknologi (Saintek) tempatnya di Universitas Negeri Semarang (Unnes), untuk pilihan Sosial Humaniora (Soshum) di Universitas Diponegoro, dan untuk pilihan Campuran tempat tesnya di kampus IAIN Walisongo Semarang. (son)


Editor : Palupi Annisa Auliani
info
21.35

GARA-GARA BLOG BISA KURSUS SINGKAT DI UTRECHT

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Septania Wardah Zakiyah tak menyangka dirinya meraih kesempatan untuk mengikuti kursus singkat di Utrecht Summer School di Belanda. Septania dan Dyah Sulistiowati berhak mengikuti kursus musim panas di Utrecht selama 2 pekan setelah nama mereka dibacakan Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker sebagai pemenang Kompetiblog 2013, Rabu (5/6/2013).

Septania terpilih sebagai juara pertama atas tulisan di blognya yang berjudul "Cinta Tinta Bangsa Belanda". Mahasiswi jurusan Sastra Indonesia Universitas Indonesia ini bertutur tentang inovasi huruf di komputer dari Belanda yang bisa menghemat penggunaan tinta printer.

Inovasi ini disebut Ecofont. Jenis hurufnya sama dengan yang biasa dipakai dalam tulis-menulis di komputer namun dengan lubang-lubang kecil di sekujur huruf. Fungsinya untuk memangkas pemakaian tinta ketika tulisan tersebut dicetak.

Sementara itu, Dyah, terpilih sebagai juara kedua karena tulisannya yang berjudul 'iLost, I Make Money'. Dyah bertutur tentang inovasi teknologi asal Belanda yang memungkinkan seseorang yang kehilangan barang-barangnya bisa menemukannya kembali dengan jasa penemuan barang hilang secara online bernama iLost.

Septania mengaku ini adalah kali pertamanya ikut Kompetiblog. Dia nge-blog tetapi tidak rutin. Kebiasaannya menulis dituangkannya dalam berbagai tugas kuliah di jurusan Sastra Indonesia. Yang pasti, meski datang dari latar belakang sastra, mahasiswa semester empat ini mengaku menulis itu tidak selalu mudah.

"Banyak yang bilang, 'ah lo kan anak sastra, gampang nulisnya'. Tapi ternyata enggak banget. Justru karena kita belajar bahasa yang bener, jadi tulisannya sering kaku. Nulis yang santai itu malah susah. Tapi harus dicoba," ungkapnya.

Septania juga mengaku makin tahu tentang Negeri Kincir Angin setelah membaca banyak bahan melakukan riset kecil untuk membuat dua tulisan yang dikirimnya dalam kompetisi ini.

Sementara itu, Dyah memang aktif nge-blog. Dia mengaku membiasakan dirinya untuk menulis di blog paling tidak satu tulisan dalam sebulan selama tiga tahun belakangan ini. Dyah sendiri sudah mencoba ikut Kompetiblog sejak 2011. Tahun lalu, langkahnya hanya sampai di status finalis.

Keduanya terpilih sebagai pemenang dari 31 finalis. Sebelumnya, total ada 528 tulisan dari 425 peserta yang masuk ke panitia.

Menurun, tapi lebih menarik
Kompetiblog tahun ini mengusung tema "Dutch Pioneering". Peserta dari rentang usia 17-40 tahun boleh mengirimkan tiga tulisan dalam rentang waktu satu bulan dan kemudian menuliskannya di blog masing-masing. Panjang tulisan maksimal 500 kata.

Jumlah tulisan yang masuk diakui turun dari tahun lalu. Namun, Mervin Bakker mengatakan bahwa tulisan-tulisan yang masuk lebih menarik.

"Banyak kriteria, tapi yang penting bagaimana mereka menulis dengan baik dengan mempertahankan topik tentang merintis atau memelopori, membuat sesuatu dan menghubungkan sesuatu," ungkapnya.

"Saya melihat para peserta tahun ini sangat kreatif. Ketika mereka menulis mereka bercerita, menuangkan imajinasi mereka dan merangkai fakta, sangat kreatif," tambahnya kemudian.
 

Editor : Caroline Damanik
info
21.30

PEJABAT ESELON II DAN III KEMENDIKBUD DIROTASI

 les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah-tengah gonjang-ganjing serangkaian persoalan beruntun, mulai dari karut-marut distribusi soal ujian nasional hingga kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersiap merotasi pejabat besar-besaran.

Rotasi pejabat khusus tingkat eselon II dan III itu akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Para pejabat pada bagian pendidikan dan kebudayaan akan bertukar posisi. Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyatakan, rotasi itu sudah direncanakan jauh hari, bagian dari reformasi birokrasi.

”Dalam waktu dekat, akan ada rolling internal antara bidang kebudayaan dan pendidikan. Kami ingin kedua bidang itu satu napas dan ada konvergensi. Kalau tidak, bisa jadi entitas eksklusif,” ujar Mohammad Nuh, ketika ditemui di kantornya, Selasa (4/6).

Rotasi itu, kata Nuh, semata- mata hendak menyatukan struktur organisasi bidang pendidikan dan kebudayaan yang kini satu atap di satu kementerian. Sebelumnya, bidang kebudayaan berada di bawah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Rotasi itu tidak hanya dilakukan di lingkup pejabat direktorat pendidikan, tetapi juga lintas direktorat bidang pendidikan dan bidang kebudayaan.

Nuh menegaskan, rotasi itu tak terkait dengan rekomendasi Inspektorat Jenderal Kemdikbud dalam laporan hasil investigasi kasus ujian nasional dan dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Kebudayaan. ”Tanpa rekomendasi itu pun pasti akan saya ganti juga, karena ini sudah rencana lama. Rotasi ini tidak bisa serta-merta karena sedang ada pekerjaan besar seperti UN dan kurikulum. Jangan sampai itu terganggu,” kata dia.

Pada laporan itu, seperti dikemukakan Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar, sudah disebutkan rekomendasi tata ulang manajemen Kemdikbud sesegera mungkin. ”Kami beberapa kali sampaikan ini kepada Pak Menteri. Jika tak segera diperbaiki, akan muncul masalah seperti lemahnya pengawasan di UN atau korupsi,” ujarnya.

Untuk menjamin obyektivitas dan tepat dalam menempatkan orang, Kemdikbud akan melakukan tes. Tes juga dilakukan sejak tahun 2010. Proses rotasi dan penempatan para pejabat itu, kata Nuh, akan memperhatikan kompetensi dan rekam jejak setiap calon pejabat.

Riwayat penggabungan

Penataan ulang manajemen itu mendesak sejak kebudayaan bergabung kembali ke Departemen Pendidikan Nasional tahun 2011. Sebab, kebudayaan seakan bedol desa pindah besar-besaran ke Kemdikbud.

Oleh karena dinilai terlalu ”gemuk”, Direktorat Jenderal Kebudayaan dipangkas dari dua direktorat jadi satu direktorat saja. ”Karena boyongan ke Diknas, maka tradisi, budaya, dan gaya di Depbudpar yang beda pun dibawa ke Diknas,” kata Nuh.

Pemangkasan itu belum cukup karena ada masalah kultur kerja. Nuh mengakui tak mudah mengubah budaya kerja. (LUK)
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info mendikbud
21.25

MELATIH KONSENTRASI DENGAN OLAHRAGA OTAK

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

KOMPAS.com - Selama ini banyak orang menganggap olahraga adalah kegiatan fisik yang penting untuk kebugaran tubuh. Padahal, meski tidak terlihat, otak pun memerlukan olahraga untuk memelihara kesehatan dan agar kerjanya tetap optimal.

ibandingkan olahraga fisik, olahraga otak jauh lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan arena dan peralatan khusus. Olahraga otak juga dapat dikerjakan di mana saja. Olahraga otak juga dapat dilakukan sepanjang hidup kita.

Ada berbagai olahraga otak, misalnya mengisi teka-teki silang (TTS), menyusun puzzle, bermain catur atau bridge, belajar bahasa asing hingga mendengarkan musik. Kegiatan yang relatif mudah dan menyenangkan serta memberi manfaat besar bagi otak. Kegiatan tersebut membuat kerja otak optimal dan tidak mudah pikun ketika berusia lebih lanjut.

”Sampai sekarang, pemahaman saya olahraga ya aktivitas fisik yang mengeluarkan keringat dan menyehatkan tubuh. Lagi pula olahraga yang populer di Indonesia adalah sepak bola dan bulu tangkis. Saya belum tahu soal olahraga otak,” kata Nur Hikmah (19), mahasiswa semester II Jurusan Bahasa Inggris Akademi Bahasa Asing Jatiwaringin, Bekasi.

Dia kini menekuni karate di kampusnya dan berlatih seminggu sekali. Namun, ketika tahu begitu besar manfaat olahraga otak bagi dirinya, dia bertekad akan melaksanakan kegiatan itu. Selama ini, di lingkungan sekitarnya, seperti di rumah dan kampus, dia sangat jarang melihat orang berolahraga otak, seperti bermain catur atau mengisi TTS. Hal itu menyebabkan dia tidak tertarik menekuni kegiatan tersebut.

Lain halnya dengan Janna (19), mahasiswa semester II Jurusan Teknik Komputer Akademi Manajemen Informatika dan Komunikasi Jatiwaringin, dan Tasripah (21), mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika di kampus yang sama, sama-sama menggemari permainan catur. Mereka mengenal catur melalui ayah mereka masing-masing.

Setelah menguasai permainan itu, mereka berani mengajak adik, kakak atau kerabat lainnya bertanding. Mereka sering menang, bahkan mampu mengalahkan guru mereka, sang ayah. Namun, jarang ada anak perempuan lain yang mengerti catur di lingkungan mereka. Kondisi itu berlanjut hingga mereka kuliah. Alhasil, mereka kini jarang bermain catur kecuali di komputer.

”Waktu saya masih SD, saya juara tingkat RT. Sekarang malah tidak sempat lagi main catur,” kata Tasripah, yang kini menekuni karate demi belajar melindungi diri itu.

Menurut dia, ketika dia kecil di lingkungan tempat tinggalnya di Larangan, Brebes, Jawa Tengah, banyak yang menganggap catur adalah permainan anak laki-laki sehingga tidak ada anak perempuan lain yang ikut main catur.

”Awalnya, saya sering melihat orang main catur. Saya tertarik dan iseng bertanding melawan adik. Ternyata saya bukan hanya dapat mengalahkan adik saya, melainkan juga paman dan ayah saya,” kata Janna, yang juga sering menang dalam permainan catur di komputer.

Mereka sepakat permainan catur melatih konsentrasi mereka. ”Tiap kali main, pasti tidak mendengar apa-apa lagi, fokus ke papan catur,” ujar Tasripah.

Sementara Ahmad Dwi Rahmat Martono (26), mahasiswa semester V Manajemen Informatika AMIK Jatiwaringin, mengaku sejak kecil tidak pernah tertarik bermain catur atau olahraga otak lainnya.

Manfaat

Olahraga otak sepintas sepele dan hanya bermain-main mengisi waktu luang. Namun, perlu disadari bahwa kegiatan ini penting bagi otak. Selain untuk istirahat dan rekreasi, olahraga otak juga membuat otak segar kembali sehingga dapat bekerja optimal. Olahraga otak umumnya juga membuat orang berpikir, menganalisis, melatih kecerdasan emosional, mencegah kepikunan, serta menumbuhkan motivasi untuk meraih kemenangan melalui cara yang jujur dan sportif.

Dalam permainan bridge terdapat unsur manajemen, melatih kesabaran, bersikap sopan santun, berkomunikasi, keterbukaan, dan bersikap jujur. Selain itu, banyak yang menganggap permainan bridge merupakan implementasi dari berbagai ilmu, seperti matematika, psikologi, dan manajemen.

Ketua Badan Pembentukan dan Pembinaan Tim Nasional (BPPTN) Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) Roy E Tirtadji berpendapat, olahraga bridge membuatnya mampu menganalisis dan mengasah ilmu manajemennya. ”Saya seperti sekarang antara lain karena olahraga bridge,” kata Roy, beberapa waktu lalu. Dia antara lain pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group dan Presiden Lippoland Development.

Sementara permainan catur memberikan manfaat antara lain berupa menambah kecerdasan, melatih kedua sisi otak, meningkatkan konsentrasi, mencegah kepikunan, menambah memori, dan menambah kemampuan membaca. Permainan catur juga melatih disiplin, konsistensi, pengarsipan, dan menghitung cepat.

Di Sekolah Catur Utut Adianto, diyakini permainan catur merangsang kecerdasan anak dan melatih anak bermental baja serta tidak cengeng.

Berbeda dengan permainan catur dan bridge atau mengisi TTS, permainan di komputer belum tentu memberikan manfaat yang sama. Permainan dengan unsur kekerasan dan senjata membuat anak bersikap agresif, sedangkan video game dapat meningkatkan kecepatan detak jantung, tekanan darah, dan konsumsi oksigen cukup signifikan. (TIA)
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info
20.42

GURU DI NEGERI NIHIL PEMIMPIN

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

Dengan terus merawat harapan, pendidikan itu merawat kehidupan. Gurulah aktor utamanya.

Harapan meretas batas-batas kehidupan, meringkihkan tempurung kehidupan. Harapan membuncahkan hasrat anak didik untuk meraih hidup yang berbeda, termasuk hasrat untuk menjadi seorang pemimpin.

Sayangnya, saat ini anak-anak kita tidak ada di saat dan tempat istimewa untuk menumbuhkembangkan benih kepemimpinan. Nihilnya sosok pemimpin yang konsisten merupakan salah satu ketidakberuntungan mereka. Akibat nihilnya model, benih karakter kepemimpinan anak-anak kita tidak ada di saat dan tempat yang istimewa.

Nihilnya pemimpin diekspresikan dengan jengahnya kita oleh tiadanya keteladanan pemimpin. Pada ekspresi itu juga sesungguhnya kita haus akan pemimpin yang konsisten.

Namun, kata Emha Ainun Najib pada ”Bincang Sore” (14/5) di TVRI Yogyakarta, salah kita sendiri yang memperlakukan para pejabat dan tokoh publik itu sebagai pemimpin. Budayawan ini mengajak mengkritisi persepsi kita tentang pemimpin.

Pemimpin sejati adalah mereka yang hidupnya konsisten sehingga menjadi teladan. Kalau hidup mereka tak bisa menjadi teladan, ya jangan jadikan dan anggap mereka sebagai pemimpin. Siapa saja yang bisa menjadi teladan, merekalah pemimpin sejati hari-hari ini.

Tantangan bagi guru

Sepertinya sederhana mengikuti gagasan Emha Ainun Najib itu. Namun, sesungguhnya tidak demikian bagi para guru kita hari-hari ini.

Belajar dari sejarah perguruan Bangau Putih: ”Intinya, ilmu terjadi karena kenyataan di alam, dan ilmu hanya sempurna apabila bisa dipulangkan kepada kenyataan alam. Di situ juga terdapat kewajiban bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Kita terlibat dengan masyarakat dan kehidupan. Karena itu, memulangkan ilmu kepada alam harus melewati masyarakat dan kebudayaan.” (Mind Body Spirit: Aku Bersilat, Aku Ada, 2013, 18).

Pendidikan yang memberdayakan hidup, yang membuat manusia kian berbudaya dan bermartabat, mesti berangkat dengan menggulati dan mengolah realitas kehidupan. Di akhir proses pembelajaran, guru bersama anak didik menentukan disposisi batin dan hidup yang merupakan kristalisasi pergulatan pada realitas kehidupan. Disposisi itu mesti menerbitkan ruang eksplorasi hidup yang berpengharapan dan bermartabat. Idealisme pun akhirnya bakal lahir.

Realitas kehidupan negeri ini yang nihil pemimpin acapkali memojokkan para guru. Di satu sisi mereka harus memperjuangkan rasa bangga dan cinta pada negeri ini, bukan hanya bangga dan cinta pada alamnya yang kaya nan subur, tetapi juga pada bangsanya yang unggul.

Namun, mencari sosok pemimpin dan tokoh publik yang unggul di negeri ini bagai mencari jarum di tumpukan jerami. Banyak artis yang lama digandrungi dan dijadikan model manusia unggul generasi muda negeri ini tiba-tiba terjerat kasus. Bisa narkoba, bisa lainnya.

Demikian juga dengan para tokoh politik, lebih-lebih politisi muda. Tokoh yang sering mencitrakan diri alim penuh simbol agamis, bersih dan pejuang garang kebenaran, terjerat kasus korupsi. Kelihaian para pembela politisi koruptor kian membuat gersang negeri ini bagi tumbuhnya benih kepemimpinan.

Mencipta ruang istimewa

Kita amini gagasan Emha Ainun Najib bahwa siapa saja yang bisa menjadi teladan kehidupan sesungguhnya merekalah pemimpin kita hari-hari ini. Pemimpin tidak selalu identik dengan jabatan publik dan politis.

Benih karakter kepemimpinan butuh ruang berperistiwa. Bagi kaum muda sekolah adalah ruang berperistiwa mereka. Sekolah mesti menjadi oase di tengah padang kehidupan yang nihil pemimpin sejati. Para gurulah salah satu harapan pencipta oase itu agar benih karakter kepemimpinan generasi muda kita tidak musnah percuma.

Sadar akan hal ini, sesungguhnya inilah saat ketika para guru dipanggil untuk menyelamatkan bahtera negeri ini. Kita butuh para guru yang berani menjadi manusia unggul. Keberanian para guru menjadi manusia merdeka, bebas dari belenggu pencitraan dan ragam perbudakan birokratis, pastilah akan menciptakan ruang istimewa bagi tumbuhnya benih kepemimpinan anak didiknya. Ekspresi hidup yang sederhana pastilah menjadi lentera bagi jiwa kepemimpinan anak didiknya.


SIDHARTA SUSILA Pendidik
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info
20.36

MENDONGENG, PESAN KEBAIKAN DALAM CERITA

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

KOMPAS.com - Ingatkah sewaktu kita masih kanak-kanak, orangtua sering membacakan dongeng, terutama malam hari menjelang kita tidur? Bahkan, ada anak-anak yang tidak bisa tidur sebelum mendengarkan cerita. Sebenarnya dongeng tak hanya cerita pengantar tidur. Ada banyak nilai kehidupan yang bisa dipetik dari cerita.

Dongeng merupakan rangkaian peristiwa nyata atau tidak nyata yang disampaikan secara sederhana dan mengandung pesan moral yang baik. Kisah nyata itu bisa berupa sejarah, biografi atau testimoni.

Sementara kisah rekaan seperti fabel, mitos, legenda atau hikayat. Biasanya dongeng tentang tingkah laku binatang atau fabel kerap lebih menarik bagi anak-anak.

Tentu saja, dongeng harus disampaikan dengan menarik supaya pendengarnya tak kabur saat cerita belum selesai. Di sisi lain, sebuah pesan harus terkesan tidak menggurui agar anak-anak lebih cepat memahaminya.

Berbagai pesan kebaikan bisa disampaikan lewat dongeng, seperti bertingkah laku sopan, setia, rendah hati, jujur, tidak serakah, tak boleh mencuri, membantu orangtua hingga rajin belajar. Pesan-pesan sederhana itu biasanya diajarkan kepada anak- anak.

Banyak cara dapat dilakukan agar dongeng lebih menarik, misalnya pendongeng menggunakan alat peraga, tiruan suara hewan atau kita memakai alat bantu untuk menggambarkan situasi cerita agar lebih hidup.

Belajar mendongeng
Salah satu tempat yang bisa menjadi tempat belajar mendongeng adalah Kampung Dongeng di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Kampung Dongeng didirikan tahun 2009 oleh Awam Prakoso, atau Kak Awam, sapaannya.

Dalam mendongeng, Awam menggunakan metode musical story telling, yakni menirukan suara hewan dan berbagai benda.

Di tempat itu, dua kali dalam seminggu, puluhan anak-anak berkumpul mendengarkan dongeng, bernyanyi, dan belajar mendongeng. Mereka tidak hanya mendengarkan sebuah cerita, tetapi juga ikut bernyanyi, bertepuk tangan, melompat, membuat kerajinan tangan, bermain alat musik perkusi, dan bermain drama.

Ale, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Indraprasta, Jakarta, mengaku peduli anak-anak. Oleh karena itu, ia berusaha mencari hiburan untuk anak- anak yang sekaligus bisa menanamkan nilai-nilai kebaikan.

”Setelah keluar dari pekerjaan di salah satu sekolah TK, saya mencari komunitas yang peduli anak-anak. Saya bertemu Kampung Dongeng dan merasa cocok,” kata Ale.

Setelah bergabung dengan Kampung Dongeng, Ale lebih sering berkeliling sekolah-sekolah untuk mendongeng. Dalam satu bulan, dia bisa berkeliling ke-10 tempat. ”Penghasilannya lumayan, bisa untuk menambah uang kuliah,” ujar Ale.

Sementara Anizabella Putri Lesmana, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengaku, semasa kecil sang bunda selalu mendongeng untuknya sebagai pengantar tidur.

Banyak kisah disampaikan, mulai cerita nabi, dongeng tradisional seperti Timun Mas hingga kisah para putri terbitan Disney.

”Selalu suka, dongeng membuat saya senang berimajinasi dan lebih mudah menyampaikan sesuatu,” kata Bella, model dan artis film ini. Kini dia senang mendongeng untuk sepupu dan keponakannya yang masih kecil.

Ibunda Bella, Liza Riani, yang berprofesi sebagai notaris, menganggap mendongeng sebagai sarana tepat untuk menyampaikan nasihat dan pesan agar anak tak mudah ”melenceng”.

”Caranya, bisa dengan membacakan bermacam-macam buku cerita atau mengarang cerita sendiri tentang kisah-kisah teladan para nabi,” ujarnya.

Begitu pula dengan Dina Amalia Indriyati, siswa kelas XI IPS SMA Negeri 78 Kemanggisan, Jakarta Barat. Dia suka men- dengarkan dongeng dan membaca buku cerita. ”Saya tak pernah bosan mendengarkan dongeng,” katanya.

Mewarnai kehidupan

Awam mengatakan, banyak masalah sosial mewarnai kehidupan sehingga orangtua perlu menyiapkan masa depan anak-anak untuk 20 tahun ke depan. ”Anak-anak harus menjadi insan yang bermartabat, berbudi pekerti, dan tangguh. Dongeng bisa menjadi sarana yang baik untuk menyampaikan berbagai pesan kebaikan,” ujar Awam, yang telah menciptakan 26 dongeng.

Untuk itulah, Awam menyampaikan adanya rambu-rambu dalam sebuah dongeng untuk pesan kebaikan. Sebuah dongeng tak boleh memberi efek samping yang buruk bagi anak.

”Ceritanya tidak boleh mengandung unsur takhayul, horor, kekerasan, pornografi, dan tabu,” katanya.

Demi menebar sebuah kebaikan, tak jarang Awam mengubah jalan cerita dongeng klasik. Contohnya cerita Aladin yang mengusap-usap poci lalu keluarlah jin untuk mengabulkan permintaan seseorang. Kisah itu diubahnya dengan meminta sesuatu melalui doa.

”Kami menanyakan kepada anak-anak, apakah boleh minta sesuatu kepada jin? Kemudian kami ajarkan, untuk mendapat sesuatu harus melalui doa dan usaha. Jadi ceritanya bisa diubah,” kata Awam.

Di Kampung Dongeng ada 12 sukarelawan yang siap menebar kebaikan ke berbagai sekolah atau tempat anak-anak berkumpul. Sebelumnya, para pendongeng ini belajar mendongeng dengan alat peraga atau menirukan suara hewan seperti yang dilakukan Awam.

Setelah berlatih tiga bulan, mereka siap terjun ke lapangan. Cukup mengeluarkan uang Rp 500.000, siapa saja yang berminat mendongeng boleh belajar di Kampung Dongeng. Setelah berkeliling mendongeng, sukarelawan menyisihkan 30 persen penghasilannya untuk diberikan ke Kampung Dongeng.

”Biaya itu untuk kamp setelah tiga bulan berada di Kampung Dongeng. Mereka menginap selama tiga hari di suatu tempat untuk belajar mendongeng bersama,” ujar Awam.

Dia menggagas ”Gerakan 1.000 Dongeng Kejujuran” yang diluncurkan pada 18 Mei 2013. Hingga kini sudah sekitar 400 dongeng kejujuran yang dikirimkan ke Kampung Dongeng.

Berminat untuk belajar mendongeng? Segera cari tempat yang menurut kamu cocok untuk belajar mendongeng dan sebarkan kebaikan lewat mendongeng untuk anak-anak.... (SIE/TIA)
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info
20.33

306 PESERTA SBMPTN LOKAL SURABAYA TIDAK MENDAFTAR

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

SURABAYA, KOMPAS.com — Sebanyak 306 orang peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Lokal Surabaya tidak mendaftar ke Panitia SBMPTN Lokal Surabaya secara daring (dalam jaringan atau online), meski mereka sudah membayar.

"Kemungkinannya, ratusan peserta SBMPTN yang tidak mendaftar itu disebabkan pendaftar sudah diterima lewat jalur SNMPTN dan mendaftar SBMPTN hanya untuk berjaga-jaga," kata anggota Humas SBMPTN Lokal Surabaya, Dr MG Bagus Ani Putra, Psi, di Surabaya, Minggu (9/6/2013).

Namun, kata dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu, mungkin juga pendaftar sudah "kalah sebelum berperang" karena takut dengan peta persaingan yang cukup ketat sehingga ia mundur, meski sudah membayar Rp 175.000 per kategori (saintek/soshum) dan khusus campuran (saintek dan soshum) Rp 200.000.

Hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (8/6/2013) pukul 22.00 WIB, tercatat 37.711 pendaftar yang terdiri dari pendaftar jurusan saintek (sains dan teknologi) sebanyak 16.525 orang, jurusan soshum (sosial dan hukum) sebanyak 14.118 orang, dan pendaftar jurusan campuran (saintek dan soshum) sebanyak 7.068 orang.

"Dari jumlah itu tercatat 6.989 pendaftar yang memilih program Bidik Misi (beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin berprestasi) yakni 2.463 pendaftar Bidik Misi untuk jurusan saintek, 2.649 pendaftar Bidik Misi Soshum, dan 1.877 pendaftar Bidik Misi untuk campuran (saintek dan soshum)," katanya.
Menurut dia, pendaftar sebanyak 37.711 orang itu merupakan jumlah yang menurun, karena tahun lalu mencapai 40.000-an pendaftar dan tahun ini sebenarnya ditargetkan mencapai 42.000-an orang sebagai antisipasi kekurangan ruang ujian.

"Untuk ruang ujian pada tahun ini, kami sudah menyiapkan 117 ruang ujian yakni 43 ruang ujian saintek, 59 ruang ujian soshum, dan 15 ruang ujian pendaftar campuran (saintek dan soshum). Mereka akan mengikuti ujian pada 18-19 Juni mendatang," katanya.

Dari pendaftar yang ada, tercatat tiga siswa berkebutuhan khusus atau difabel mendaftar SBMPTN 2013 Lokal Surabaya. "Pendaftar berkebutuhan khusus memang tercatat tiga orang yakni seorang tunanetra dan dua difabel fisik," katanya.

Ia menambahkan, pendaftar difabel itu akan mengikuti ujian di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). "Untuk pendaftar jurusan soshum memang mengikuti ujian di Unesa dan sekitarnya," katanya.
Sementara itu, pendaftar jurusan saintek mengikuti ujian di ITS dan sekitarnya, lalu pendaftar campur akan ujian di Unair dan sekitarnya.
 

Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info sbmptn
20.22

WAMENDIKBUD: KARAKTER SESEORANG DILIHAT MELALUI PENDIDIKAN

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

PADANG, KOMPAS.com — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim menyatakan karakter seseorang dapat dilihat dari pendidikannya, yang tercermin dan menjadi contoh dari aktivitasnya sehari-hari.

"Karakter harus dibangun dan dikembangkan secara sadar hari demi hari melalui suatu proses yang tidak instan," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim, di Padang, Minggu (9/6/2013).
Menurut dia, pendidikan karakter sangat menjanjikan untuk menjawab persoalan pendidikan di Indonesia. Namun, dalam tataran praktik, sering kali terjadi bias dalam penerapannya.

"Pendidikan karakter merupakan upaya yang harus melibatkan semua pemangku kepentingan dalam pendidikan, baik pihak keluarga, sekolah dan lingkungan sekolah, dan juga masyarakat luas," ungkap dia.
Musliar Kasim mencontohkan Unand Padang yang telah membentuk program SAPS (Student Activities Performance System), yakni semua mahasiswa Unand harus terlibat kegiatan apa saja di dalam kampus, boleh menjadi panitia, ataupun Ketua Senat mahasiswa. "Mahasiswa diajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang jujur dalam berorganisasi," jelas dia.

Dia mengatakan, pendidikan karakter berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sistematik, dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia.

"Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebhinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme," kata dia.

Menurut dia, pendidikan karakter diarahkan untuk dapat membangun kepribadian bangsa. Mengarahkan bangsa Indonesia menjadi bangsa dengan karakter tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain di dunia.

"Pendidikan mengarahkan manusia menjadi lebih baik. Karakter yang diharapkan menjadi identitas tunggal yang menunjukkan bahwa seseorang adalah orang Indonesia," ujar dia.

Karakter pendidikan diperlukan untuk memperlihatkan jika model-model pendidikan di Indonesia mampu membentuk karakter peserta didiknya. "Oleh sebab itu, pendidikan berperan untuk membimbing anak agar tidak lepas dari rel-rel peradaban, dan pengayaan nilai-nilai kemanusiaan sehingga ini mampu menumbuhkan sikap untuk bertenggang rasa, bersolidaritas, dan bertoleransi antarsesama," ungkap Musliar Kasim.
Dia menambahkan, pendidikan karakter memiliki peran yang strategis bagi pembentukan karakter bangsa, sejatinya pendidikan karakter akan menciptakan manusia Indonesia yang berkualitas, bermoral, dan beretika. "Pada akhirnya, dengan pendidikan karakter dapat meningkatkan semua potensi kecerdasan manusia Indonesia," kata dia.
 

Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
20.18

BATAM TUJUAN TUR PENDIDIKAN PELAJAR SINGAPURA

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

BATAM, KOMPAS.com — Kota Batam, Kepulauan Riau, menjadi daerah tujuan tur pendidikan (study tour) pelajar Singapura pada liburan sekolah, demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Minggu.

"Seiring dengan liburan sekolah sekarang ini, banyak sekali sekolah-sekolah Singapura yang datang membawa pelajarnya ’study tour’ ke Batam," kata Yusfa Hendri, Minggu (9/6/2013).
Berdasarkan laporan dari pengusaha perjalanan, sedikitnya 20 grup pelajar memastikan kunjungan ke Batam sejak awal Juni. Setiap grup terdiri atas minimal 20 orang.

Di Batam, ratusan pelajar Negeri Singa itu berwisata ke kampung-kampung tua, pantai, sambil melakukan serangkaian bakti sosial di tempat itu. Mereka juga mengunjungi panti asuhan dan menghibur anak yatim yang tinggal di sana. "Ada juga yang ke sekolah-sekolah di tempat terpencil dan mereka memberi bantuan," kata Yusfa.

Biasanya, para pelajar melakukan kunjungan selama tiga sampai empat hari sebelum kembali ke Singapura. Selain pelajar, juga ada beberapa kelompok guru dari Malaysia dan Singapura yang melakukan tur ke Batam. Namun, kata Yusfa, jumlahnya tidak sebanyak pelajar.

Yusfa mengatakan bahwa kunjungan pelajar dan guru turut mendongkrak jumlah kunjungan wisman ke kota industri itu. Menyinggung soal keamanan Batam bagi wisman, Yusfa meyakinkan pihaknya bersama aparat keamanan dan seluruh pihak terkait selalu berupaya memberikan perlindungan kepada setiap orang yang berada di Batam. "Tidak hanya turis, seluruh masyarakat kita upayakan agar aman dan nyaman," kata dia.
Mengenai kasus pencurian yang dialami wisman beberapa waktu lalu, Yusfa memastikan kepolisian segera bertindak untuk mencari pelaku. Dan, itu bukti pemerintah dan aparat keamanan serius memberikan perlindungan hukum.

Sepanjang 2013, Kota Batam ditargetkan menyerap 1,25 juta wisman. Untuk mencapai target itu, Pemkot Batam bekerja sama dengan pemerintah pusat menyelenggarakan berbagai acara, di antaranya ASEAN Jazz Feztival, Deepavali, Tour de Barelang, dan Kenduri Seni Budaya Melayu.


Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
20.14

ICW SERAHKAN BUKTI KECURANGAN UN KE KEMENDIKBUD

 les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyerahkan laporan berikut bukti kasus kecurangan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 kepada Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud), Senin (10/6/2013). Pengamat ICW dari Divisi Monitoring Pelayanan Publik, Siti Juliantari mengatakan, bukti kecurangan UN ditemukan di SMK Widuri Jakarta Selatan.

Temuan itu diperkuat dengan video testimoni dari siswa di sekolah tersebut yang kemudian langsung diserahkan kepada Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar.

"ICW meminta Irjen melakukan investigasi lebih lanjut terhadap kasus kebocoran UN di SMK Widuri dan meminta adanya rehabilitasi psikologis terhadap anak-anak atas nilai kejujuran yang dianggap tidak penting lagi," kata wanita yang akrab disapa Tari, dalam pernyataan tertulis yang diterima Senin (10/6/2013) sore.

Menurut Tari, bukti kecurangan itu memperlihatkan bahwa sistem UN tidak dapat dipercaya. Terbukti dengan banyaknya bocoran yang tetap bermunculan meski UN tahun ini sudah menggunakan 20 paket soal dan barcode pada soal serta kunci jawaban.

Bahkan lebih jauh, Tari juga menuding keinginan pemerintah untuk menetapkan standar tinggi melalui UN tidak disiapkan dengan guru dan perangkat pendidikan yang ada. Menurutnya, perlu dipertanyakan posisi UN sebagai salah satu standar kelulusan dan indikator kenaikan mutu pendidikan nasional.

"Generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa malah diajarkan untuk berbuat tidak jujur dalam mengerjakan UN. Padahal kejujuran adalah bagian dari nilai antikorupsi yang saat ini sedang di gaungkan di Indonesia," ujarnya.
 

Editor : Caroline Damanik
info
20.05

SEKOLAH BISA AJUKAN PENERAPAN KURIKULUM 2013

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun penerapan Kurikulum 2013 pada Juli mendatang baru ditetapkan untuk 6.325 sekolah yang tersebar di 295 kabupaten/ kota, sekolah lain yang berminat juga boleh melaksanakan kurikulum baru tersebut. Namun, pemerintah menetapkan sejumlah syarat bagi sekolah yang bukan sasaran jika berminat menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru nanti.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam surat edarannya kepada kepala dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Rabu (5/6), menyatakan, sekolah yang tidak termasuk sekolah sasaran untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013 bisa menerapkan secara mandiri. Namun, pelaksanaannya harus di bawah koordinasi dinas pendidikan daerah.

Oleh karena itu, dinas pendidikan di daerah diminta mendaftarkan sekolah yang berminat menerapkan Kurikulum 2013 melalui laman http://kurikulum.kemdikbud.go.id paling lambat 14 Juni. Dalam pendaftaran, dinas pendidikan diminta memperhatikan soal ketersediaan guru, akreditasi, dan waktu persiapan yang memadai.

Sekolah yang melaksanakan Kurikulum 2013 secara mandiri menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Anggaran pengadaan buku siswa dan guru ditanggung pemerintah daerah. Demikian juga pelatihan guru secara mandiri bisa dilakukan dengan anggaran sendiri, tetapi tetap berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk penyediaan instruktur yang diperlukan.

Penerapan Kurikulum 2013 tahun ini dimulai untuk kelas I dan IV SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA/SMK.

Meskipun persiapan Kurikulum 2013 dikritik karena terkesan dipaksakan, Nuh mengatakan, implementasi pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 ini siap sesuai jadwal.

Budiyanto, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP/SMA DKI Jakarta, akhir pekan lalu, mengatakan, DKI Jakarta siap melaksanakan Kurikulum 2013. Semua sekolah di DKI Jakarta diminta menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru nanti.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengatakan, sampai sekarang Kurikulum 2013 belum jelas wujudnya karena dokumen resminya belum beredar di kalangan praktisi pendidikan. (ELN)
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info
19.22

SERU... PELAJAR INDONESIA DI APU KEMBALI MENGGELAR "INDONESIAN WEEK 2013"

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

BEPPU, KOMPAS.com - Dalam rangka memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia di kalangan mahasiswa dan komunitas internasional di Jepang, para pelajar Indonesia di Ritsumeikan Asia Pacific University (Ritsumeikan APU) di Beppu, Oita, Jepang, kembali menggelar acara tahunan Indonesian Week 2013. Tahun ini acara untuk mempromosikan kebudayaan itu mengambil tema “Indonesia for Everyone”.

"Kami ingin memperkenalkan dan mempertunjukkan budaya Indonesia kepada warga internasional dengan nuansa bersifat tradisional dan menonjolkan kemegahan serta  keanekaragaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ujar Hartanto Felix, Ketua Panitia Indonesian Week 2013 kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2013).

Indonesian Week 2013 akan disuguhkan dalam bentuk kolosal drama, tarian, musik serta kegiatan pertunjukan lainnya. Detail acara selama satu minggu itu akan berlangsung sejak Senin (24/6/2013) hingga Jumat (28/6/2013) pekan depan.

Untuk mengenal Indonesia lebih dekat, pengunjung bisa menuju ke Indonesian Corner yang akan memamerkan koleksi foto serta barang-barang khas Indonesia. Bertemakan keanekaragaman budaya Indonesia dengan menonjolkan kebudayaan Padang, para pengunjung juga dapat mencoba berbagai makanan, permainan, dan pakaian tradisional yang disediakan panitia.

"Dengan begitu, kami berharap para mahasiswa maupun komunitas internasional di Ritsumeikan APU dapat mengenal Indonesia secara lebih dalam," kata Felix.

Tak hanya itu. Selama sepekan berlangsungnya Indonesian Week, menu makanan di kafeteria atau kantin kampus Ritsumeikan APU juga akan dilengkapi menu masakan khas Indonesia. Berema Ethnic Food, panitia akan menyuguhkan Nasi Goreng dan Batagor Bandung sebagai menu utama, serta Lumpia sebagai kudapan pendamping.

Milik penonton
Indonesian Week 2013 akan dibuka dengan sebuah parade seni di sekitar fountain kampus APU. Parade berbentuk perpaduan generasi bangsa serta kemegahan Indonesia ini akan menampilkan sekelompok penari berbusana khas Indonesia untuk menari dengan iringan musik Indonesia.

"Setiap tahun selalu berbeda dan acara anak-anak Indonesia selalu meriah karena berhasil membuat penonton 'memiliki' acara ini," kata Dahlan Nariman, Vice-Dean of Admissions, Associate Professor, Education Development and Learning Support Center (EDLSC) Ritsumeikan APU.

Ia mengatakan, acara Gema Angklung akan menjadi suguhan interaktif untuk mengenalkan angklung kepada mahasiswa internasional. Acara ini tidak hanya akan menampilkan pertunjukan semata, tetapi juga memberi kesempatan penonton yang umumnya mahasiswa dan alumni untuk mencoba memainkan angklung secara langsung.

Sebagai acara puncak, Indonesian Week 2013 akan ditutup dengan Grand Show, yaitu pertunjukan kolosal tari tradisional Indonesia dan musik yang dikemas secara apik dalam sebuah drama.

"Suguhan utama ini diharapkan bisa menyampaikan pesan kebudayaan Indonesia sebagai satu kesatuan yang dapat dengan mudah diterima publik internasional," harap Dahlan.


Editor : Tri Wahono
info
13.17

INDONESIA MENGAJAR, LEBIH DARI SEKADAR MENGAJAR

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini gerakan Indonesia Mengajar telah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali dimulai pada tahun 2010. Di tahun ini pula, tepatnya pada Juni 2013, Indonesia Mengajar akan menerjunkan Pengajar Muda Angkatan VI untuk mengabdi ke tengah masyarakat.

Para pengajar muda itu tidak hanya mengajar, tetapi juga menggerakkan segenap elemen masyarakat, terutama yang berhubungan langsung dengan sektor pendidikan, dalam upaya memajukan dan pemerataan pendidikan di Nusantara.

Direktur Eksekutif Indonesia Mengajar Hikmat Hardono mengatakan, tugas Indonesia Mengajar tak hanya mengisi kekurangan guru, tetapi juga kita menggerakkan komunitas, guru-guru, kepala sekolah, murid, dan dinas pendidikan untuk memberikan pengajaran yang layak.

"Para pengajar muda diharapkan datang dengan rendah hati... Alih-alih hanya mengirim komputer dan buku-buku, lalu pura-pura lupa. Semua benda mati perlu orang yang menggerakkan dan guru-guru disiplin juga karena ada yang menggerakkan. Kita bisa mengajar tanpa rotan dan kekerasan," kata Hikmat dalam acara silaturahim Indonesia Mengajar dan Kompas Gramedia di Gedung Orange KompasTV, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Dalam acara tersebut, diadakan pula pelepasan penugasan Pengajar Muda Angkatan VI. Perwakilan dari Kompas Gramedia dalam acara itu antara lain Director of Corporate Communication Widi Krastawan, Director of Corporate HR Sigit Suryanto, serta General Manager HR Strategic Anak Agung Gede Wima.
Hikmat mengatakan, karena bertujuan sebagai penggerak, para pengajar muda yang akan ditugaskan itu harus merasakan kegembiraan. Kegembiraan ini bukanlah kegembiraan karena akan dikirim ke suatu tempat, melainkan karena sebentar lagi akan ikut serta melaksanakan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Tanah Air. Para pengajar muda itu juga wajib melanjutkan perjuangan pengajar pada angkatan sebelumnya.

"Indonesia Mengajar bukan melulu mengajar, lalu pulang. Akan ada banyak di pelosok negeri anak-anak cerdas. Indonesia Mengajar juga ditidak melulu drama-drama, anak manja Jakarta yang sok ke desa," ujar Hikmat.

Untuk angkatan VI ini, Indonesia Mengajar akan menerjunkan 74 pengajar muda ke 74 desa di 10 Kabupaten yang telah dipilih. Angkatan VI ini akan menggantikan tugas angkatan 4IV yang bertugas selama setahun terakhir.

Sepuluh kabupaten yang telah ditunjuk itu adalah Kabupaten Muara Enim dan Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Lebak (Banten), Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Pulau Bawean, Gresik (Jawa Timur), Bima (Nusa Tenggara Barat), Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Maluku Tenggara Barat (Maluku), dan Fakfak (Papua Barat).

Sebelum ditugaskan, ke-74 pengajar muda ini terlebih dahulu diberi pelatihan selama 7 minggu, yakni sejak 22 April 2013 yang dilakukan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta dan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Editor : Laksono Hari W
info
13.12

RIBUAN CMB UNSRAT ANTRE DAFTAR ULANG

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

MANADO, KOMPAS.com — Ribuan calon mahasiswa baru (CMB) mengantre untuk pendaftaran ulang di auditorium Universitas Samratulangi (Unsrat), Manado, Selasa pagi. "Pendaftaran ulang untuk calon mahasiswa baru ini khusus jalur undangan SNMPN," kata staf Humas Unsrat, Daniel Pangemanan, di Manado, Selasa (11/6/2013).

Pangemanan mengatakan, pendaftaran ini dibuka dua hari, untuk 11 fakultas di Unsrat, tanggal 11 dan 12 Juni, yang berlokasi di auditorium. "Kami juga sudah menyampaikan semua persyaratan yang dipenuhi calon mahasiswa, seperti Surat Keterangan Lulus dan lainnya," katanya.

Salah satu calon mahasiswa asal dari Kabupaten Kepulauan Sitaro bernama Arme Mangaronda mengatakan, ia datang sekitar pukul 08.30 Wita dan antrean sudah terlihat panjang. "Kami tahu waktu pendaftarannya hanya dua hari, jadi kalau bisa semuanya diselesaikan di hari pertama ini agar tidak repot," katanya.

Ia mengaku datang bersama sejumlah temannya yang dinyatakan lulus dalam program SNMPTN Unsrat, jadi berusaha menyelesaikan seluruh prosesnya di hari pertama ini. Meskipun antre, Arme mengaku tetap bersemangat karena memang ini adalah keinginannya agar bisa kuliah di fakultas pilihannya.
 
Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
13.08

ANTISIPASI JOKI, PENGAWASAN SBMPTN DIPERKETAT

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

PADANG, KOMPAS.com - Panitia lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Padang akan memperketat pengawasan untuk mengantisipasi tejadinya praktik perjokian pada pelaksanaan ujian tulis 18-19 Juni 2013.

"Setiap peserta akan dilakukan pemeriksaan identitas berlapis mulai dari tanda peserta UN SMA, kartu ujian SBMPTN, dan identitas terbaru," kata Humas Panitia Lokal SNMPTN Padang, Amril Amir di Padang, Selasa (11/6/2013).

Menurut dia, jika ada peserta SBMPTN yang tertangkap menggunakan joki, panitia akan memproses secara hukum karena hal tersebut merupakan tindak pidana.

"Saat ini panitia tengah memberikan pembekalan kepada pengawas agar pelaksanaan ujian berjalan baik dan mencegah terjadinya kemungkinan kecurangan serta praktik perjokian," kata dia.
Ia mengingatkan, jangan ada yang coba-coba menjadi joki karena pada tahun lalu Universitas Andalas telah mengeluarkan mahasiswa Fakultas Kedokteran yang tertangkap sebagai joki SBMPTN.
Rektor Universitas Negeri Padang Yanuar Kiram mengharapkan calon peserta SBMPTN serta para orang tua tidak mempercayai calo yang menjanjikan akan dapat membantu kelulusan.

"Jika ada pihak yang memberi iming-iming dapat membantu kelulusan, mengaku dekat dengan rektor atau panitia, dapat dipastikan hal itu adalah penipuan karena proses SBMPTN dilaksanakan secara transparan," kata dia.

Oleh sebab itu, kata dia, jika ada yang menemukan hal itu silakan dicatat identitasnya dan segera laporkan kepada panitia SBMPTN untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Ia menegaskan, tidak ada seorang pun yang dapat membantu kelulusan peserta SBMPTN karena sistemnya dilakukan secara "online" melalui proses komputerisasi yang transparan, dan kecil kemungkinan bisa melakukan hal itu.

"Bahkan pada proses yang dilaksanakan saat ini semua masyarakat dapat bersama-sama mengawasi dan memantau pelaksanaan dengan mengecek langsung melalui situs resmi www.sbmptn.or.id," kata dia.
Berdasarkan data, jumlah pendaftar SBMPTN 2013 bidang sains teknologi sebanyak 11.196 orang, sosial humaniora 15.224 orang dan campuran sebanyak 9.021 pendaftar dengan jumlah total 35.441 orang.
 
Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewon
info sbmptn
13.04

UI TAK BERHAK LARANG UNPAR BENTUK FAKULTAS

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

PALANGKA RAYA, KOMPAS.com - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya Prof DR I Nyoman Sudyana menegaskan perguruan tinggi tertua di Provinsi Kalimantan Tengah itu bukan dibawah Universitas Indonesia (UI) karena itu UI tidak berhak melarang pembentukan Fakultas baru.
"Unpar hanya bekerjasama dan berkoordinasi dengan UI untuk membantu pembentukan program studi pendidikan dokter hingga menjadi Fakultas yang mandiri," kata Nyoman usai dilantik menjadi Dekan FK Unpar di Palangka Raya, Selasa (11/6/2013).

"Unpar juga sudah mendapatkan surat dari Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Nasional agar Program studi kedokteran ditingkatkan menjadi Fakultas Kedokteran," tambah dia.

Dikatakan, landasan mahasiswa program studi pendidikan dokter (PSPD) Unpar menolak pelantikan Dekan baru Fakultas Kedokteran berdasarkan surat pertimbangan yang disampaikan UI kepada Rektor Unpar sama sekali tidak rasional.

Menurut aturan yang berlaku pembentukan Fakultas dan pengangkatan Dekan sepenuhnya ditentukan Rektor di Perguruan Tinggi setempat dan bukan melalui pemilihan seperti Dekan di fakultas lainnya.
"Tugas saya lah membina dan menata struktur maupun sarananya agar PSPD menjadi Fakultas Kedokteran. Ini bukan tugas yang mudah tapi harus saya laksanakan karena diperintahkan Rektor Unpar," kata Nyoman.
Meski begitu, Dekan Fakultas Kedokteran Unpar itu mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak UI terkait surat pertimbangan yang disampaikan dan mencari solusinya.

Mengenai adanya ancaman dari mahasiswa PSPD Unpar untuk mogok kuliah, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa dan mengharapkan agar berbagai permasalahan diselesaikan tanpa menggunakan emosi.
"Justru mahasiswa itu sendiri yang rugi kalau mogok kuliah. Saya tetap pada aturan dan perintah rektor," demikian Nyoman seraya menegaskan Mahasiswa PSPD bukan mahasiswa UI melainkan Unpar sehingga harus mengikuti aturan yang ada.
 

Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info
12.58

UGM-UHM PERKUAT KERJA SAMA MITIGASI BENCANA

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan University of Hawaii at Manoa (UHM), Hawaii, memperkuat kerja sama bidang pendidikan mitigasi bencana melalui perintisan program gelar ganda, penelitian, dan program pertukaran dosen.

"Bentuk kerja sama ke depan juga akan diperluas pada bidang ilmu kebumian dan sosial humaniora," kata Rektor UGM Pratikno saat menerima kunjungan delegasi University of Hawaii at Manoa di Yogyakarta, Selasa (11/6/2013).

Menurut dia, UGM dan UHM telah menjalin kerja sama dalam kurun 15 tahun terakhir. Sempat mengalami penurunan, tetapi sekarang mengalami peningkatan cukup signifikan sejak Barack Obama menjadi Presiden AS.

Kerja sama bidang kebencanaan itu, kata dia, didasari atas kepentingan kedua perguruan tinggi yang memahami kondisi geografis kedua negara, yakni Indonesia dan negara bagian Hawaii yang berada di daerah rawan bencana.

"Keduanya sama-sama negara yang berada di garis khatulistiwa dengan iklim dan masalah bencana serupa dengan sumber yang berbeda," katanya.

Ia mengatakan, kerja sama bidang mitigasi bencana nanti tidak hanya melibatkan kedua perguruan tinggi, tetapi juga menggandeng pemerintah kota. "Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan Honolulu juga akan melakukan kerja sama di bidang kebencanaan," katanya.

Menurut dia, kerja sama antarkedua universitas itu termasuk yang paling intensif dibandingkan kerja sama UGM dengan universitas lain dari Australia, Asia, dan Eropa. "Kerja sama UGM dengan UHM dalam lima tahun terakhir semakin intensif pascaterpilihnya Obama sebagai Presiden AS," katanya.

Presiden UHM, Greenwood, mengatakan, kerja sama UHM dengan UGM dan beberapa universitas lain di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir semakin meningkat, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah beasiswa mahasiswa yang dikirim tugas belajar ke Hawaii.

"Selain itu koleksi penerbitan buku tentang di Indonesia juga sangat banyak di Hawaii. Pengajaran bahasa Indonesia di Hawaii sudah dilakukan tahun 1960-an," katanya.
 

Sumber : ANTARA
Editor : Benny N Joewono
info ugm
12.53

MENJADI PENGAJAR MUDA, TAK MUDAH MEYAKINKAN ORANG TUA

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

KOMPAS.com - Keinginan yang kuat untuk memajukan mutu pendidikan Indonesia menjadi lebih berkualitas dan merata membuatnya harus berpikir keras bagaimana meyakinkan kedua orangtuanya. Hal itu yang dilakukan oleh Angga Putra (22), salah satu anggota pengajar muda Angkatan VI Indonesia Mengajar.
Angga yang sebentar lagi harus segera ditugaskan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini mengaku dapat penentangan dari orangtuanya saat dia memutuskan akan ikut di gerakan Indonesia Mengajar. Tantangan geografis dan sosiologis yang berat membuat orangtua Angga khawatir akan terjadi apa-apa kepadanya.
"Waktu dapat kontrak di tahap terakhir, dibilang jika ada force majeure seperti bencana dan konflik dan sebagainya, saya akan dibawa pulang. Tapi dari situ ayah saya langsung bilang batalkan kamu jangan berangkat. Butuh 2 minggu bagi saya untuk melobi orangtua saya. Alhamdulillah bisa," kata Angga, Selasa (11/6/2013).

Saat mulai masuk pelatihan selama 7 minggu di Ciwedey (Kabupaten Bandung) dan Waduk Jatiluhur (Purwakarta) pun, Angga mengaku tidak memberitahukan kepada orangtuanya seputar adanya pelatihan fisik semi-militer. Dia hanya mengatakan dia cukup senang dan bahagia mendapat banyak teman baru di gerakan Indonesia Mengajar.

"Ada latihan survival dan bentakan, saya juga sempat sakit tapi saya enggak bilang. Bukan artinya berbohong, cuma menyembunyikan apa yang membuat orantua saya khawatir. Saya ingin meyakinkan orangtua saya bahwa anaknya bukan sekedar basa-basi, tapi memang memiliki komitmen," ungkap lulusan Fakultas Sains dan Teknologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Sampai akhirnya diputuskan akan ditempatkan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Angga tidak mengatakan pada orangtuanya betapa sulitnya infrastruktur yang ada di sana.

"Saya ditempatkan di Papua. Saya jelaskan betapa indahnya pulau di sana. Saya enggak lihatin yang jeleknya. Saya bilang saya akan betah," jelas pria asal Padang, Sumatera Barat ini.

Untuk angkatan VI ini, Indonesia Mengajar akan menerjunkan 74 pengajar muda di 74 Desa yang ada di 10 Kabupaten yang telah dipilih. Angkatan ke-6 akan menggantikan tugas angkatan 4 yang bertugas selama setahun terakhir.

Adapun kesepuluh kabupaten itu yaitu Kabupaten Muara Enim dan Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Maluku), dan Kabupaten Fakfak (Papua Barat).
 
Editor : Tri Wahono
info
12.42

BATALKAN S-2 DI LUAR NEGERI DEMI MENGAJAR DI PELOSOK

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com — Demi ikut berperan serta memajukan dan pemerataan dunia pendidikan di Tanah Air, dia rela membatalkan rencana untuk melanjutkan S-2 arsitekturnya di Lee Kuan Yew University, Singapura. Hal itulah yang dilakukan oleh Ayu Shinta Pramadani (22), salah satu anggota pengajar muda Angkatan VI Indonesia Mengajar.

"Ada cinta baru di dunia pendidikan. Untuk itu, saya memutuskan ingin tumbuh bersama anak-anak di pelosok, saya ingin sebagai pendorong bagi kemajuan mereka dan melihat mereka menjadi orang-orang yang hebat dan luar biasa," kata Ayu, Selasa (11/6/2013).

Kecintaannya pada dunia pendidikan berawal dari kunjungan studinya saat masih kuliah ke sejumlah negara di Asia Tenggara. Dia tersadar bahwa Indonesia kaya akan banyak potensi, tetapi kalah kualitas karena kurangnya perhatian pada bidang pendidikan.

"Saya sempat ke Singapura, Malaysia, dan Thailand, ternyata kita kaya potensi, tapi kalah kualitasnya karena masalahnya ada di dunia pendidikan. Saya memutuskan untuk turun langsung bertindak, bukan cuma berkata-kata," jelas lulusan arsitektur program Perencanaan Wilayah dan Kota dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta, ini.

Ayu yang sebentar lagi akan ditempatkan di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, selama setahun ke depan ini mengatakan, selain untuk memajukan dunia pendidikan, alasannya ikut dalam gerakan Indonesia Mengajar adalah karena dia yakin bahwa dengan terjun ke pelosok negeri, dia akan menemukan sesuatu yang baru yang membuatnya akan banyak belajar.

"Setelah ikut pelatihan di Indonesia Mengajar, saya tersadar tujuan awal saya untuk mengajar dan menginspirasi akan terbalik karena saya yang justru akan banyak belajar lagi," ujarnya.

Untuk angkatan VI ini, Indonesia Mengajar akan menerjunkan 74 pengajar muda di 74 desa yang ada di sejumlah kabupaten yang telah dipilih. Angkatan VI akan menggantikan tugas angkatan IV yang bertugas selama setahun terakhir. Adapun sejumlah kabupaten itu adalah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Maluku), dan Kabupaten Fakfak (Papua Barat).
 
 
Editor : Tri Wahono
info
12.36

KEMDIKBUD SERAHKAN KORUPSI UI KE KPK

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lepas tangan terkait status tersangka yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap salah satu Wakil Rektor Universitas Indonesia, Tafsir Nurchamid. Ia menjadi tersangka kasus proyek pembangunan dan instalasi teknologi informasi perpustakaan UI tahun anggaran 2010-2011. Kasus tersebut dianggap sebagai urusan internal UI.
"Kalau mau di-KPK-kan, ya KPK-kan saja. Yang benar, benar; yang salah, salah, mau rektor atau menteri," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, seusai menghadiri rapat bersama Komisi X DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Djoko Santoso juga berkomentar sama. Menurut dia, kasus itu terjadi saat status UI masih sebagai perguruan tinggi badan hukum milik negara (PT BHMN). Meski saat ini status UI adalah perguruan tinggi badan hukum (PT BH), ia mengatakan, tak memiliki kewenangan untuk masuk terlalu dalam. Ia menegaskan, semua proyek diurus secara mandiri oleh UI, termasuk mekanisme penanganan terkait kasus yang terkuak.

"Dirjen Dikti tak ada urusannya. Semua proyek diurus sendiri, itu urusannya UI," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Administrasi Umum Universitas Indonesia Tafsir Nurchamid, sebagai tersangka kasus proyek pembangunan dan instalasi teknologi informasi perpustakaan UI tahun anggaran 2010-2011. Juru Bicara KPK Johan Budi menyatakan, setelah melakukan penyelidikan, penyidik KPK menemukan dua alat bukti yang cukup dalam kaitan dengan proyek tersebut.

Tafsir disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Dia diduga melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama yang merugikan keuangan negara. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Lebih jauh, Johan mengatakan, KPK menemukan dugaan penggelembungan harga dari proyek pengadaan senilai Rp 21 miliar tersebut. Mengenai nilai kerugian negara akibat penggelembungan ini, KPK masih menghitungnya.
"Ini sedang dilakukan penghitungan persisnya berapa," tambah Johan.

Dia menambahkan, pengusutan kasus ini tidak berhenti pada penetapan Tafsir sebagai tersangka. Terbuka kemungkinan adanya tersangka lain sepanjang ditemukan dua alat bukti yang cukup. Adapun Tafsir diketahui pernah menjabat wakil dekan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UI pada 2003-2007. Saat itu, dekan dijabat Gumilar R Soemantri.

Tafsir diketahui sebagai dosen di Jurusan Administrasi FISIP UI. Dia memperoleh gelar doktor dan master di Bidang Administrasi Pajak dari Pascasarjana UI setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi UI. Terkait penyelidikan proyek teknologi informasi perpustakaan ini, KPK pernah meminta keterangan Demisioner Rektor UI Gumilar R Soemantri.

Kepada Kompas, Gumilar mengaku tidak terlibat langsung dalam proyek pengadaan teknologi informasi di perpustakaan UI tersebut. Dia mengaku menyetujui kebijakan pengadaan teknologi informasi, tetapi tidak terlibat langsung dalam proses pengadaan.

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
info ui
12.32

LIBURAN SEKOLAH ALA SABANG MERAUKE

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

JAKARTA, KOMPAS.COM — Berawal dari sebuah ide yang ingin direalisasikan, program Sabang Merauke, yang merupakan kepanjangan dari seribu anak bangsa merantau untuk kembali, akhirnya akan berlangsung pada 29 Juni-14 Juli mendatang.

Program yang telah dirancang sejak Oktober 2012 ini memiliki tujuan untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak mengenai nilai toleransi, nasionalisme, dan pentingnya pendidikan. Sejak dipromosikan melalui sosial media, radio, hingga bantuan dari relawan dan guru, tercatat ada 285 anak yang mendaftarkan diri.

"Program ini merupakan program pertukaran pelajar. Kami akan mengajak anak-anak yang telah diseleksi ketat untuk mendapatkan pengalaman baru selama dua minggu di Jakarta. Kegiatan ini sendiri mengangkat beberapa nilai penting, yaitu toleransi terhadap keberagaman, keindonesiaan untuk menanamkan nasionalisme, serta pentingnya pendidikan," kata Meiske Demitria Wahyu, Funding Manager Sabang Merauke, saat ditemui Kompas.com dalam acara penggalangan dana kegiatan Sabang Merauke di Annex Building, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Meiske menjelaskan, untuk putaran pertama program Sabang Merauke, akan ada 10 anak yang telah terseleksi secara ketat untuk mengisi liburan mereka dengan belajar hal baru dan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya toleransi terhadap perbedaan, keindonesiaan, dan pendidikan. Proses seleksi pun dilakukan ketat, mulai dari mengisi fomulir hingga mewawancarai calon peserta, orangtua, dan guru.

"Seleksi sendiri berlangsung selama satu bulan mulai dari 20 April hingga 20 Mei. Secara paralel, kami melakukan proses seleksi untuk memilih anak didik, keluarga asuh, dan kakak asuh. Untuk peserta didik sendiri, kami memang memilih anak-anak yang duduk di bangku sekolah menengah pertama. Semua biaya mereka dari berangkat, belajar, dan kembali ke daerah asal semua ditanggung oleh Sabang Merauke," kata Meiske.

Project Leader Putaran Pertama Sabang Merauke, Tidar Rachmadi, mengharapkan, setelah mereka usai mengikuti kegiatan ini, peserta didik sendiri akan kembali ke asalnya dan memulai sebuah perubahan.

"Kita tidak mengharapkan mereka akan melakukan hal yang langsung besar, tapi setidaknya selama dua minggu tersebut anak-anak akan belajar banyak hal dan itu akan tertanam di diri mereka sehingga akan memacu mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Rencananya kami berharap jumlah peserta akan terus bertambah tiap tahunnya," kata Tidar.

Tidar menjelaskan, selama dua minggu, mereka akan belajar mengenai sejumlah kurikulum, seperti dunia karier hingga seni dan budaya. Selain itu, mereka juga akan belajar dari keluarga asuh mereka. "Senin hingga Jumat mereka akan melakukan kegiatan belajar bersama kami, lalu pada akhir pekan mereka akan libur dan berkegiatan penuh dengan keluarga asuh. Nah, di sini diharapkan peserta akan belajar juga hal-hal baru," tambah Tidar.

Dalam acara penggalangan dana yang berlangsung hingga Sabtu, 15 Juni 2013, tim Sabang Merauke akan melelang sejumlah foto untuk nantinya uang hasil lelang tersebut digunakan untuk membiayai akomodasi sepuluh peserta didik terpilih selama berada di Jakarta.
 
Editor : Caroline Damanik
info
12.29

"JUALAN" KURSUS BAHASA, UNAS WAKILI PTS INDONESIA KE AS

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

JAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Nasional (UNAS) Jakarta menjadi satu-satunya perwakilan perguruan tinggi swasta Indonesia di ajang pameran pendidikan internasional Association of International Educators (NAFSA), 26-31 Mei 2013 lalu di St. Louis Missouri, Amerika Serikat. NAFSA merupakan organisasi di bidang pendidikan di AS yang setiap tahunnya menggelar pameran akbar dunia dengan mendatangkan ribuan perguruan tinggi lintas benua.

"Sebetulnya sama seperti pada promosi International Higher Education Expo (IHEE) 2012 di Yordania, kali ini kita mendapat tawaran di AS," ujar Kepala Divisi Kerjasama Internasional Universitas Nasional, Dra. M.A Inez Sapteno kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (17/6/2013).

UNAS berhasil menjadi satu-satunya PTS yang lolos seleksi dan berhak menemani 9 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Seni Indonesia YK, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sam Ratulangi, Politeknik Negeri Semarang, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

"Mereka lolos dari seleksi yang dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (DIKTI)," papar Inez.
Pameran tersebut diikuti ribuan perguruan tinggi dari berbagai negara lintas benua seperti Amerika, Asia, Afrika, Eropa, dan Australia. Inez mengatakan, pameran tersebut bukan hanya ajang promosi, melainkan menjadi gawang besar tiap perguruan tinggi untuk membuka jaringan kerjasama seluas-luasnya.
"Saling tukar informasi dan memaparkan program yang menjadi kekuatan kita untuk menarik mahasiswa mereka mau belajar di kampus kita nantinya," kata Inez.

Soal daya tarik, lanjut Inez, pihaknya memiliki pelatihan bahasa jangka pendek atau short courses yang akan menjadi daya tarik bagi mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia, khususnya di UNAS.
"Untuk negara maju seperti di AS, Eropa dan negara di kawasan sekitarnya, mereka mengirimkan mahasiswanya bukan untuk belajar atau kuliah, tapi hanya untuk memperluas wawasan serta pengalaman. Oleh karena itu, kekuatan kita adalah menonjolkan kursus singkat seperti bahasa Italia, Korea, Spanyol, Mandarin, dan Bahasa Indonesia untuk menarik perhatian mereka," ujarnya.

Ia mengatakan, jika kerjasama sudah terjalin, bukan tidak memungkinkan pihaknya bisa membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar di negara-negara lain di luar Indonesia.
Editor : Latief
info
12.02

MASA DEPAN ITU SEKARANG!!

les privat jakarta, depok, bogor, tangeerang, bekasi

Tahun 2045, tatkala kita memperingati 100 tahun NKRI, rasanya masih begitu jauh. Namun, dari sudut pembelajaran bangsa, sebenarnya momen itu merupakan tonggak di pengkolan jalan sebelah—artinya tidak jauh.

Ancang-ancang pendidikan sudah harus dimulai dari sekarang (H Gunawan, Kompas, 5 Maret 2013) kalau kita ingin Indonesia berperan dalam arus kemajuan dunia. Buchori dkk (BSNP, 2012) menandai pergeseran paradigma pendidikan dengan sidik tekno sains.

Dalam tekno sains, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak berdiri sendiri, tapi berdamping dengan ilmu sosial dan humaniora. Pembangunan watak abad ke-21 harus diumpan dengan kecerdasan dan nalar melalui proses ajar-mengajar yang dialogis.

Penalaran kritis
Maka, Iwan Pranoto (Kompas, 14 Desember 2012) ingin menumbuhkan cinta pada ilmu, sementara Daoed Joesoef (Kompas, 20 Mei 2013) memboboti jiwa keilmuan dengan penalaran kritis dan steril-dogma.

T Gunawan (Universitas Pembangunan Jaya) ingin membangun aspek penalaran dan membidani daya pikir kritis, menyatukan keilmuan eksakta dengan kehidupan. Maka, anak didik perlu dibekali adonan dasar disiplin ilmu yang bertali-temali.

Secara generik pendidikan sains dan teknologi seperti itu berlabel pendidikan sains pemerdekaan (sebagai padanan ”liberal”). Inilah salah satu sarana mengajarkan sains agar lulusan pendidikan tidak cepat merasa tahu dengan hanya satu disiplin ilmu. Tentu saja usaha ini tidak mengerdilkan upaya membentuk spesialis, tetapi bertujuan memijah warga muda menjiwai cara pandang luas, tidak miopik.

Perguruan tinggi memegang peran penting dalam mengonstruksi modal kultural dan modal sosial ke dalam kemajuan sains dan teknologi. Anak didik tidak lagi menjadi obyek, tetapi dirangkul sebagai sosok intelektual berwawasan luas dan terbuka. Kewajiban pendidik adalah membuat sosok intelektual itu jauh dari tipe ahistorikal.

Landas tujuan adalah ke-Indonesia-an karena pendidikan itu untuk manusia Indonesia yang akan membangun Indonesia. Peserta didik membawa bekal multikultural berbobot nilai luhur agama, watak etnik, gelegar bahasa-ibu dan budi bahasa daerah, yang tidak dapat dinafikan. Karena itu, proses pendidikan adalah olahan luhur, perlu kesediaan semua pihak menjiwainya.

Produk pendidikan harus mampu mengetengahkan keunggulan nalar daripada biseps dan terlatih berbahasa sopan dan rasional saat mempertentangkan atau menerima argumen. Jiwa zaman menjadi penting untuk disertakan dalam perhitungan karena masa depan mempunyai nuansa berbeda.

Tantangan
Anak didik tahun 2013 akan menghadapi kenaikan jumlah penduduk dan usia lanjut secara progresif, internasionalisasi yang membutuhkan penguasaan lebih dari satu bahasa internasional, terhapusnya batas geografi dan ranah ekonomi konvensional, kesadaran lingkungan, hak asasi dan kewajiban dasar manusiawi, serta perubahan nilai dan pandangan kemasyarakatan.

Pendidikan sains pemerdekaan tak lupa mengisi kemampuan berbahasa sebagai sarana komunikasi antarmanusia, antarwarga, dan antarbangsa, dengan penekanan pada kemampuan berkomunikasi, bukan sekadar bicara. Kita bersyukur memiliki lingua franca, bahasa Indonesia. Inilah perekat elemen kebangsaan yang mampu menyampaikan pesan kejiwaan dan spiritual.

Dalam perjalanan hidup, penulis menemui ungkapan bijak bahasa Jawa ajining diri mergo ukoro, yang artinya ’citra dan harga diri kita diukur dari tutur kata yang dikeluarkan’. Kalimat bersayap ini kongruen dengan adagium Whitehead, yang menyebutkan bahasa sebagai inkarnasi mental suatu bangsa.

Penguasaan bahasa tulis maupun tutur akan membebaskan masyarakat dari tindak kekerasan fisik provokatif. Menguasai bahasa dengan baik diharapkan dapat menyampaikan buah pikiran, induktif maupun deduktif, untuk beradu pendapat.

Pengajaran bahasa bertujuan menjadikan peserta didik mengenali kebutuhan sosial dan masalah negara secara dewasa, mengasimilasikan atau membandingkan dengan kebutuhan sendiri, ikut mematangkan intelektual, menjadi pisau bedah diagnostik untuk memahami teks dalam konteks.

Skema Pendidikan Nasional sudah dipakukan, yakni Indonesia yang berkultur jamak. Penalaran, berpikir logis, bebas tidak dogmatik, perlu diobori untuk memetakan jalan pembentukan manusia berkarakter mandiri, mampu menanggalkan ke-aku- an dan mentransformasinya menjadi ke-kita-an.

Itikad seperti itu semestinya tecermin dalam falsafah pendidikan dan ter-reka dalam wujud kurikulum yang membentuk penalaran. Pemilahan baik dan jelek bukan oleh kekuasaan, tetapi oleh kepekaan dan kejernihan pikir masyarakat.

Bambang Hidayat Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia

 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info
11.57

KEMENAG TUNDA KURIKULUM 2013

les privat jakarta, depok, bekasi, tangerang, bogor

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agama menunda pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama, seperti madrasah ibtidaiyah (setingkat SD), madrasah tsanawiyah (SMP), dan madrasah aliyah (SMU). Sekolah-sekolah tersebut akan melaksanakan Kurikulum 2013 secara bertahap mulai tahun ajaran 2014.

”Kami belum siap jika harus melaksanakan Kurikulum 2013 pada Juli tahun ini,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Nur Syam, di Jakarta, Senin (17/6).

Menurut Nur Syam, Kemenag tidak memiliki anggaran untuk implementasi Kurikulum 2013 pada tahun ajaran ini. ”Rencana perubahan kurikulum di pertengahan tahun ketika daftar isian pelaksanaan anggaran sudah disetujui,” kata Nur Syam.

Meski demikian, Kemenag sudah menjalankan program pendukung pelaksanaan Kurikulum 2013, seperti sosialisasi kurikulum baru, pelatihan guru, penyusunan pedoman, dan pembuatan buku teks. Anggaran untuk program pendukung Kurikulum 2013 baru saja disetujui DPR.

Pada tahun 2014, kata Nur Syam, pelaksanaan Kurikulum 2013 dilakukan bertahap. Di madrasah ibtidaiyah (MI), Kurikulum 2013 diterapkan di kelas I dan IV terlebih dahulu, kemudian di madrasah tsanawiyah (MTs) di kelas VII, serta di madrasah aliyah (MA) di kelas X. ”Tidak ada proyek percontohan. Semua madrasah yang melaksanakan Kurikulum 2013 harus mulai pada tahun ajaran baru 2014,” ujar Nur Syam.

Berdasarkan data Kemenag, pada tahun 2011 terdapat 22.468 MI, 14.757 MTs, dan 6.415 MA.

Sudah disosialisasikan

Kepala MI Negeri Jejeran, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Musyadad mengatakan, informasi penundaan pelaksanaan Kurikulum 2013 di madrasah sudah disosialisasikan. ”Kami mengikuti keputusan pemerintah. Jika guru dipersiapkan secara baik dengan pelatihan yang memadai, tentu implementasi Kurikulum 2013 juga akan berhasil baik,” katanya.

Agus Hariyadi, guru kelas II MIN Jejeran, mengatakan, untuk guru di jenjang MI, pembelajaran tematik sudah dilaksanakan. ”Namun, untuk tematik integratif, kan, berbeda. Perlu pelatihan yang cukup supaya guru tidak kebingungan. Kami berharap pelatihan guru yang dimantapkan,” ujar Agus.

Adapun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap yakin dapat mengimplementasikan kurikulum baru mulai 15 Juli 2013. Pelaksanaan Kurikulum 2013 dimulai di kelas I dan IV (SD), kelas VII (SMP), serta kelas X (SMA/SMK).

Implementasi Kurikulum 2013 hanya dilakukan di 6.325 sekolah di 295 kabupaten/kota di 33 provinsi, yakni jenjang SD diterapkan di 2.598 sekolah, jenjang SMP di 1.436 sekolah, jenjang SMA di 1.270 sekolah, serta SMK di 1.021 sekolah. (ELN)
 
Sumber : Kompas Cetak
Editor : Caroline Damanik
info kurikulum
11.53

SBMPTN JAKARTA DIIKUTI 44.165 PESERTA

les privat jakarta, depok, bekasi, bogor, tangerang

DEPOK, KOMPAS.com - Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 Panitia Lokal (Panlok) Jakarta diikuti oleh 44.165 peserta dari bidang IPA, IPS, dan campuran. Ujian SBMPTN ini akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini hingga besok.

Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko, Selasa (18/6/2013) di Depok, mengatakan, jumlah peserta ujian IPA/sains dan teknologi (saintek) mencapai 17.713 orang, ujian IPS/sosial dan hukum (soshum) sebanyak 22.755 peserta, dan ujian IPC/campuran sebanyak 3.697 peminat. "Terdapat 17 peserta di antaranya penyandang disabilitas dan melaksanakan SBMPTN di Fakultas Hukum Universitas Indonesia," katanya.

SBMPTN wilayah Jakarta itu meliputi Universitas Indonesia (UI) bersama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN). Ujian tertulis secara nasional dilakukan serentak di 62 perguruan tinggi negeri pada Selasa hingga Rabu besok. Adapun ujian keterampilan dilaksanakan pada tanggal 20 dan/atau 21 Juni 2013.

SBMPTN 2013 akan menguji Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) yang meliputi matematika dasar, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris, serta Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) yang meliputi matematika, biologi, kimia, dan fisika. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) meiliputi sosiologi, sejarah, geografi, dan ekonomi.

Ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat program studi bidang ilmu seni dan keolahragaan. Selain itu juga ada ujian keterampilan bidang ilmu seni yang terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni. Ujian keterampilan bidang ilmu keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.
Tahun ini Universitas Indonesia (UI) menerima 4.600 mahasiswa baru. Penerimaan dilakukan melalui beberapa jalur, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan secara nasional. Ada pula jalur Seleksi Masuk (Simak) UI yang diselenggarakan oleh panitia lokal UI. Berdasarkan ketentuan, kuota penerimaan jalur SMPTN 50 persen, SBMPTN 30 persen, dan Simak 20 persen.

"Untuk jalur SMPTN ada 2.300 mahasiswa yang diterima, jalur SBMPTN sebanyak 1.380 mahasiswa, dan SIMAK 920 mahasiswa," kata Pejabat Rektor UI Muhammad Anis.
 
Sumber : Antara
Editor : Laksono Hari W
info sbmptn