FB Tweet Group
TOLONG!!! Jangan KLIK INI !!!

artis, selebritis, properti, rumah, apartemen, penthouse, landed house, villa, mobil, tanah, pendidikan, motor, anjing

Halaman

About

Diberdayakan oleh Blogger.

artikel terbaru

Arsip Blog

Search

GURU BAHASA JAWA TAKUT TIDAK DAPAT JAM PELAJARAN

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Guru mata pelajaran muatan lokal Bahasa Jawa di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah takut tidak mendapat jam pelajaran jika kurikulum baru mulai diterapkan 2013 mendatang. Dalam kurikulum baru, mata pelajabran bahasa daerah dihilangkan dan hanya diganti mata pelajaran prakarya.
Sekretaris Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa se-Purbalingga, Prasetyo, Sabtu (22/12/2012), mengatakan, para guru bahasa jawa benar-benar kebingungan menyambut rencana kurikulum 2013. Secara teknis mereka belum tahu apakah guru mapel bahasa jawa harus mengampu mata pelajaran lain.
Saat ini dari sekitar 90 guru bahasa jawa di Purbalingga, dan 50 persen di antaranya sebenarnya sudah bersertifikasi. Dengan penghapusan muatan lokal bahasa jawa, syarat 28 jam pelajaran dalam sepakan untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi dipastikan sulit dipenuhi.
Menurut Prasetyo, dalam kurikulum 2013 hanya ada satu muatan lokal yakni prakarya yang diajarkan empat jam seminggu. Padahal, selain bahasa jawa masih ada beberapa muatan lokal lain yang berbeda-beda di setiap sekolah. Seperti elektronika, seni ukir, hingga membatik.
"Memang ada kemungkinan menampung bahasa jawa dalam prakarya. Tetapi jam pelajaran tentu akan berkurang, karena harus berbagi dengan muatan lokal lain. Yang lebih dikhawatirkan, guru bahasa jawa umumnya hanya mampu mengampu mata pelajaran tersebut. Mereka khawatir tidak dipakai lagi," jelasnya.
Padahal, dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 lalu, guru dan sekolah mendapat kebebasan mengelola kurikulum pengembangan dari standar isi. Dalam pengembangan tersebut masih dibatasi adanya muatan lokal yang wajib dilaksanakan.
Ketua MGMP Bahasa Jawa SMP se-Kebumen, Eko Wahyudi, berharap Mendikbud dan Tim Perumus Kurikulum 2013 di pemerintah pusat bijaksana sebelum menetapkan kurikulum 2013. Kongres Bahasa Jawa di Surabaya 2011 mengamanatkan seluruh SD, SMP dan SMA di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta wajib mengajarkan bahasa jawa.
 
Editor :
Agus Mulyadi
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BoyTrik

Artikel Menarik Lainnya :

Ditulis oleh info - 12.32
Comments
2 Comments

2 komentar untuk "GURU BAHASA JAWA TAKUT TIDAK DAPAT JAM PELAJARAN"

  1. Saya juga kawatir menghadapi penggunaan kurikulum 2013 yang akan datang, akan dibawa kemana Bahasa Jawa yang sebetulnya saat ini hampir punah di daerahnya sendiri, apalagi generasi muda kita yang sudah tidak njwani lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali, kita sangat perlu untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak di klaim oleh pihak lain. terima kasih atas tanggapannya :)

      Hapus