FB Tweet Group
TOLONG!!! Jangan KLIK INI !!!

artis, selebritis, properti, rumah, apartemen, penthouse, landed house, villa, mobil, tanah, pendidikan, motor, anjing

Laman

About

Diberdayakan oleh Blogger.

artikel terbaru

Arsip Blog

Search

PGRI MINTA PEMERINTAH TIDAK TERGESA-GESA

BUTUH GURU LES PRIVAT UNTUK ANAK ANDA?

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menuntut pemerintah tidak memaksakan pelaksanaan kurikulum 2013 tahun ini, jika persiapannya belum matang. Penerapan kurikulum memerlukan persiapan yang matang, mengingat keragaman dan wilayah Indonesia yang sangat luas.

"Kami sudah menyampaikan surat resmi supaya pemerintah jangan tergesa-gesa, antara lain kepada Wakil Presiden. Kami mengaprepresiasi perubahan kurikulum, untuk memajukan pendidikan nasional. Asal untuk implementasinya disipakan dengan matang," kata Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Sulistiyo, di Jakarta, Rabu (16/1/2013).

Menurut Sulistiyo, organisasi guru pesimistis menyambut pelaksanaan Kurikulum 2013 di SD, SMP, dan SMA/SMK. Meskipun pemerintah menyatakan siap, kesiapan tersebut dinilai tergesa-gesa.

Sulistiyo mengatakan, pemerintah hendaknya benar-benar mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat dan melakukan penyempurnaan draf kurikulum sesuai dengan usul-usul konstruktif dari masyarakat. "Diharapkan pemerintah tidak memaksakan kehendak berdasarkan pemikiran dan kepentingannya sendiri," kata Sulistiyo.

Masyarakat, kata Sulistiyo, perlu mewaspadai adanya berbagai kepentingan koruptif, dalam proyek-proyek yang terkait perubahan kurikululum 2013 seperti pengadaan buku teks, pelatihan guru, dan lain-lain. "Jangan terlalu ambisius soal kurikulum," kata Sulistiyo.
 
Editor :
Agus Mulyadi
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di BoyTrik

Artikel Menarik Lainnya :

Ditulis oleh info - 06.38

Belum ada komentar untuk "PGRI MINTA PEMERINTAH TIDAK TERGESA-GESA"

Posting Komentar